Tips Meninggalkan Rumah Untuk Berlibur

NERACA

Menghadapi musim berlibur, mungkin saja kita akan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama. Sebelum Anda berangkat,pastikan sekalilagi bahwa semua pintu dan jendela dalam kondisi terkunci.

Titipkan kunci cadangan kepada orang yang bisa anda percayai atau RT setempat, sehingga bila dalam keadaan darurat (misalnya kebakaran) maka barang-barang di rumah anda bisa dievakuasi secara cepat.

Jangan tinggalkan kunci cadangan di suatu tempat di rumah anda, karena siapa tahu akan ditemukan oleh orang yang berniat buruk.

Mengganti gembok ataupun kunci yang mulai rusak mungkin menjadi salah satu hal yang penting. Penggunaan kunci atau gembok yang bermutu baik akan menurunkan kemungkinan untuk dapat dirusak pencuri.

Pemakaian kunci ganda pada pintu atau jendela juga bisa membuat pencuri berpikir dua kali untuk mencoba menerobos masuk ke rumah anda. Gunakan sensor cahaya pada pengaturan lampu teras rumah, sehingga secara otomatis lampu teras bisa mati pada waktu pagi dan menyala menjelang senja. Cara ini akan bisa mengecoh calon pencuri karena menyangka seakan-akan ada orang yang menjaga rumah anda.

Meletakkan beberapa sandal dan sepatu di depan teras mungkin bisa menjadi cara ampuh mengelabui pencuri. Pencuri akan mengira ada beberapa orang di dalam rumah. Pasanglah kamera CCTV dan Sirine Alarm di tempat-tempat yang mencolok pada rumah anda sekalipun sebenarnya tidak berfungsi.

Cara ini cukup ampuh untuk menakut-nakuti calon pencuri yang berniat membobol rumah anda. Alangkah lebih baik jika CCTV dan Sirine Alarm yang anda pasang di rumah berfungsi dengan baik dan terhubung dengan perusahaan jasa keamanan atau via Internet yang bisa anda pantau dari laptop anda.

Untuk yang berlangganan koran, tabloid atau majalah, mintalah kepada loper koran untuk sementara tidak mengantar koran, tabloid atau majalah selama berlibur. Tumpukan koran, tabloid, majalah yang tidak terbaca di halaman rumah bisa menjadi pertanda bagi calon pencuri bahwa rumah sedang dalam keadaan kosong.

Pasanglah sensor pada pintu dan jendela rumah, sehingga bila sewaktu-waktu dibongkar pencuri akan membunyikan sirine alarm yang segera mengundang perhatian tetangga anda sekaligus menakut-nakuti pencuri.

Cabutlah regulator kompor gas LPG atau tutuplah kran gas (bila Anda berlangganan gas) untuk menghindari risiko kebakaran rumah anda akibat kebocoran gas LPG. Cabutlah pula semua steker peralatan listrik di rumah yang tidak terpakai.

Upayakan untuk tidak menyimpan perhiasan/surat-surat berharga/barang-barang berharga di rumah selama Anda sekeluarga berlibur. Bila Anda memiliki hewan peliharaan di rumah, titipkan pada orang yang bisa Anda percaya atau gunakan jasa penitipan hewan, untuk menghindari hewan kesayangan anda mati kelaparan. Semoga beberapa tips di atas bisa bermanfaat untuk anda.

BERITA TERKAIT

Tidak Ada Alasan untuk Tidak Lapor SPT Tahunan

Oleh: Devitasari Ratna Septi Aningtyas, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Memasuki minggu ketiga bulan Februari Tahun 2018. Masyarakat Indonesia yang…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Infrastruktur Gas untuk Kemandirian Energi Nasional

  NERACA Jakarta - Pembangunan infrastruktur gas yang memadai ke seluruh daerah di Indonesia dengan didukung alokasi anggaran yang mencukupi…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Tantang Sumatera Barat Tiru Kesuksesan Mandalika

Dalam rangka undangan untuk menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo bersama…

Kemenpar Incar Lima Negara Penghasil Turis dan Devisa

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five Pasar Utama Wisatawan Mancanegara (wisman) 2018. Penetapan…

Merindukan Kemacetan di Kawasan Puncak

Hujan lebat mengawali Sabtu (11/2) pagi di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Usai hujan reda, matahari mulai menampakkan…