BMT Ventura Beri Pinjaman Tanpa Agunan

NERACA

Jakarta-- PT Permodalan Baitul Maal wa Tamwill (BMT) Ventura mengungkapkan perseroan memberikan pembiayaan yang tak ada agunannya. Namun demikian lembaga keuangan ini meminta jaminan dari nasabahnya. "Tidak ada agunan untuk pembiayaan masyarakat sebagian besarnya, tetapi kita memakai jaminan," kata Direktur Utama BMT Ventura Saat Suharto A di Jakarta

Lebih jauh Saat menambahkan jaminan yang dimintanya tidak termasuk dalam fix asset. Para peminjam biasanya tidak punya uang, punya tanah pun tidak. “Sebagai contoh tukang ojek, kami bisa menjadikan kartu ojek untuk dijadikan jaminan perusahaan,” paparnya.

Diakui Saat, kartu ojek memang tidak bernilai di mata perbankan sebagai lembaga formal karena adanya sistem kehati-hatian, tetapi dimata BMT itu sangat bernilai walaupun tidak likuid. "Ini hanya perbedaan pandangan nilai likuiditas saja," ujarnya

Oleh karena itu, kata Saat, lembaga kuangannya juga memberika edukasi sistem finansial ke masyarakat mikro, PT Pembiayaan BMT Ventura akan melakukan edukasi terkait sistem laporan keuangan yang baik dan dimengerti. "Mungkin nanti akan mengajarkan ke para pengusaha mikro tentang akuntansi, di mana akan mencatat pengeluarannya saja," cetusnya

Saat mengatakan, akuntansi seperti balance sheet ada pemasukan dan pengeluaran, tetapi bila dilihat dari prinsip akuntansi di mana dilihat wajar atau tidak, bisa dilihat dari pengeluaran saja. Di mana ketika pengeluaran perusahaan dicatat, pemasukannya bisa dilihat.

Saat mengatakan, keuntungan dari sistem ini bisa melihat mana uang perusahaan yang dikeluarkan dan mana uang pribadi serta berapa untungnya sekarang. "Mikro sulit untuk maju, karena masih melihat pokoknya dahulu, karena itu kami mengajak mereka mempunyai administrasinya baik," pungkasnya. **maya

BERITA TERKAIT

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi - Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City

Siap Beri Kenyamanan Berbelanja di Era Serba Terkoneksi Hadirnya Logo Baru di HUT Electronic City NERACA Jakarta – Perjalanan bisnis…

DEAL Perkuat Bisnis Energi Lewat Proyek IPP - Beri Modal Anak Usaha Rp 16 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal dan menjadi emiten ke-50 di tahun 2018, PT Dewata Freightinternational Tbk…

OJK Beri Sanksi Broker Yang Tidak Siap - Implementasi Transaksi T+2

NERACA Jakarta – Guna mendukung pelaksanaan penyelesaian transaksi dari T+3 menjadi T+2 pada 26 November, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 6%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya pada November 2018 menjadi enam persen,…

Perbankan Diminta Perbaiki Tata Kelola

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap industri perbankan terus memperbaiki tata kelola perusahaan yang…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…