Belanja Modal Naik, COWL Bagi Dividen Rp4,41 per Saham

Perusahaan properti PT Cowell Development Tbk (COWL) akan membagikan dividen sebesar Rp3,3 miliar atau 10% dari hasil laba bersih tahun buku 2011 kepada seluruh pemegang saham. Menurut Sekretaris Perusahaan COWL, Darwin F Manurung, pihaknya akan membagikan dividen dalam bentuk dividen tunai.

“Kami akan membayar dividen senilai Rp3,3 miliar atau Rp4,41 per lembar saham dari total laba bersih Rp33,32 miliar,” ujar dia di Jakarta, Jumat (29/6), pekan lalu. Untuk informasi, tahun lalu perseroan berhasil memperoleh laba bersih sebesar Rp33,32 miliar, tumbuh pesat 296% dibanding 2010, sebesar Rp8,4 miliar.

Sementara sisa laba bersih perseroan, lanjut Darwin, yang senilai Rp100 juta akan dibukukan sebagai dana cadangan sesuai pasal 70 UU No.40/2007 tentang perseroan terbatas. Selain itu, Rp29,89 miliar dari total laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja.

Darwin menambahkan bahwa pihaknya juga akan meningkatkan belanja modal hingga 30% menjadi Rp448,5 miliar pada tahun ini, dibandingkan tahun lalu yang senilai Rp345 miliar. Kenaikan ini bertujuan untuk mengantisipasi akselerasi pengerjaan sejumlah proyek yang sudah berjalan, di samping proyek baru.

“Ini bentuk antisipasi pesatnya permintaan properti, terutama di segmen residensia,” tambahnya. Dengan demikian, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan antara 20%-25% atau sekitar Rp120 miliar-Rp140 miliar, dibandingkan tahun lalu.

Darwin menuturkan, pendapatan tahun ini diproyeksikan tumbuh karena dampak dari rata-rata suku bunga KPR yang relatif rendah serta peningkatan likuiditas perbankan dalam penyelesaian KPR. Pada 2011, COWL membukukan pendapatan Rp181,2 miliar atau meningkat 80,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp100,4 miliar. [ardi]

BERITA TERKAIT

TOTO Bagikan Dividen Rp 10 Per Saham

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) bakal bagi-bagi dividen tunai dari laba tahun buku 2018 kepada pemegang saham. Emiten yang…

BSDE Serap Belanja Modal Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta - Selain penjualan tumbuh 12% di kuartal tiga 2018, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga mengungkapkan telah…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

MAYA Bagi Dividen Interim Rp 223,19 Miliar

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) akan membagikan dividen tengah tahun sebesar Rp35 per lembar saham. Hal itu sesuai dengan…