Malaysia Lindungi Keuangan TKI

NERACA

Jakarta--Malaysia menilai perlindungan konsumen yang diberlakukan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang membuka rekening di bank negara tersebut berstatus sama dengan warga negara domestik. "Tidak ada peraturan khusus yang diciptakan untuk TKI, namun ketika mereka membuka rekening, bank akan memberitahu peraturan yang berlaku" kata Direktur Utama Badan Bimbingan dan Pengelolaan Kredit Malaysia (AKPK), Koid Swee Lian seusai Konferensi Inklusi Keuangan ASEAN di Jakarta, Kamis.

Lebih jauh Lian menegaskan, pendidikan keuangan dan informasi perbankan yang diberikan kepada TKI tidak dibedakan dan memiliki akses perbankan yang setara dengan warga negara Malaysia.

Perbedaan yang ada, kata Lian, hanya pada kolom non-warga negara yang diisi saat nasabah mendaftarkan formulir pembukaan rekening di bank. "Setelah itu mereka akan diberitahu biaya tabungan bank dan kewajiban lainnya. Mereka bisa mengetahui keterangan bank melalui situs perbankan dan perlindungan nasabah juga termasuk di dalamnya," jelasnya

Menurut Lian, sejumlah bank di Malaysia memiliki peringatan atas penipuan yang bisa terjadi dalam dunia perbankan. "Bahkan warga Malaysia pun takut akan penipuan tersebut, oleh karena itu baik TKI maupun warga negara domestik harus bisa menjaga uangnya dengan baik. Tidak boleh asal percaya kepada siapa pun," tambahnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Rp7,1 Triliun Dana Asing Masuk Ke Pasar Keuangan

  NERACA Jakarta - Modal asing yang masuk ke pasar keuangan terutama melalui Surat Berharga Negara mencapai Rp7,1 triliun dalam…

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

LPDB Sederhanakan Persyaratan Pengajuan Pinjaman Dana Bergulir

  NERACA   Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyederhanakan kriteria dan…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…