Gudang Garam Bagikan Dividen Sebesar Rp 1,92 Triliun

Emiten produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Kediri, Jawa Timur membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2011 sebesar Rp1,92 triliun naik dibanding 2010 yang mencapai Rp1,69 triliun.

Direktur PT Gudang Garam Heru Budiman mengatakan, keputusan pembagian dividen ini sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), “Dalam rapat, telah menyetujui pembagian dividen dan termasuk menerima baik laporan direksi mengenai jalannya usaha perseroan,”katanya di Kediri Jawa Timur kemarin.

Produsen rokok ternama ini selalu meningkat pembagian dividen setiap tahunnya. Pada RUPS 2010, perseroan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2010 sebesar Rp1,69 triliun, lebih besar daripada dividen 2009 yang hanya Rp1,25 triliun. Besar dividen yang akan diberikan perseroan, yaitu Rp880 per saham. Nominal itu memang lebih besar daripada 2009 yang hanya Rp650 per saham.

Heru mengungkapkan, tingginya pembagian dividen untuk tahun buku 2011 ini disebabkan adanya upaya penghematan yang dilakukan manajemen, di antaranya untuk biaya nonoperasional.

Nantinya, dana yang ada juga untuk beberapa pengembangan, sehingga tingkat keuntungan perusahaan juga meningkat. Pada RUPS 2010, perusahaan menyebut turunnya "selling cost" membuat laba di perusahaan semakin meningkat. "Keuntungan perusahaan stabil dan ada pengembangan, sehingga dividen ikut meningkat," ucapnya.

Dalam pembagian dividen sebesar Rp1,94 triliun tersebut, juga disepakati bahwa setiap pemegang saham mendapatkan Rp1.000 per saham. Hal itu akan dibagikan sesuai dengan besar saham yang dimiliki masing-masing pemegang. (bani)

BERITA TERKAIT

Lagi, SMI Rilis Obligasi Rp 10 Triliun di 2018 - Diminati Investor Asing

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan surat utang atau obligasi di pasar modal, rupanya dirasakan belum cukup bagi PT Sarana Multi…

Anabatic Raih Pendapatan Rp 3,14 Triliun

Hingga September 2017, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) meraih pendapatan usaha sebesar Rp3,14 triliun atau naik dibandingkan dengan pendapatan usaha…

FAST Targetkan Penjualan Rp 6 Triliun di 2018

NERACA Jakarta - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menargetkan penjualan sebesar Rp6,03 triliun pada 2018 atau tumbuh 10,% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…