Hycom Menyiapkan Tenaga Ahli Di Bidang Mikro Hydro

NERACA

Selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai kapasitas pembangkit tenaga air di dunia. Namun sayangnya kapasitas pembangkitan yang sekitar 75.000 MW itu, yang terpasang baru sekitar 5.940 MW atau 7,92%.

Salah satu sebab belum optimalnya pemanfaatan pemanfaatan tenaga air dan mikrohidro, adalah masih sedikitnya tenaga ahli yang berkompeten dalam menangani mikro hidro.

Guna memenuhi kebutuhan tenaga ahli yang mampu menangani dari A to Z pemanfaatan mikro hidro, maka didirikanlah Hycom Asean Hidropower Competence Centre di Bandung. Hycom Centre terletak di daerah Cibabat dalam kampung pusat teknik pendidikan pengembangan (Technical Education Development Centre/TEDC). TEDC diperlengkapi dengan akomodasi dan ruang kuliah yang ideal untuk dipergunakan untuk pelatihan berkelompok.

Menurut Iman Permana, Direktur Technical Education Development Centre (TEDC), pusat pelatihan ini merupakan hasil kerjasama PT Entec Indonesia dan Technical Education Development Centre (TEDC), Bandung, Indonesia, yang membentuk konsorsium untuk HYCOM project.

HYCOM memfasilitasi negara-negara di kawasan Asean dalam bidang pertukaran pengetahuan mengenai pembangkit mini dan microhidro (1 kW sampai 1 MW).

"Tujuan Hycom adalah untuk memberikan pusat kompetensi dalam kawasan Asean, menawarkan pelatihan sejalan dengan riset dan pengembangan sektor tenaga miro hidro," katanya dalam satu seminar belum lama ini.

Fokus utamanya adalah tidak pada teoritis atau riset ilmu pengetahuan, melainkan pada asitensi teknis berorientasi pada kebutuhan, pelatihan dan dukungan terhadap tenaga mikro hidro terutama di kawasan Asean.

Di Hycom, kini sudah bisa memproduksi turbin secara lokal dengan ragam ukuan yang sangat luas yang sesuai untuk berbagai jenis proyek seperti stand alone, captive, grid connected) dan kini sudah beroperasi sekitar 300 unit.

Sedangkan dari sisi pemerintah, The ASEAN-German Mini Hydro Project (AGMHP), yang secara bersama dijalankan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) dan the German Technical Cooperation (GTZ) atas nama ASEAN dan pemerintah Jerman.

HYCOM diperlengkapi dengan laboratorium hidrolika berstandar Swiss yang tinggi, dikombinasikan dengan pengalaman lapangan dari Eropa dan Asean guna meningkatkan implementasi praktik proyek tenaga mikro hidro di kawasan ini.

Hycom menetapkan sasaran kelompok dan pelanggan potensial adalah dari swasta dan pelaku sektor swasta lembaga pendidikan yang secara aktif terlibat dalam pengembangan tenaga mikrohidro, terutama di kawasan Asean yakni: produsen peralatan, pemasok, konsultan, dosen, pelatih dan mahasiswa dari universitas negeri dan swasta, sekolah vokasional dan lembaga pendidikan lainnya. Selain itu juga asosiasi mini hidro, operator dan manajer dari pembangkit listrik tenaga mikro hidro, program pendukung tenaga mikro hidro regional, bilateral dan nasional seperti AGMHP, MHPP, TSU, IMIDAP).

Para pengambil keputusan politik dan perwakilan departemen pemerintah. Hycom juga terbuka bagi investor potensial dan lembaga pembiayaan, teknologi yang tepat dan lembaga riset yang aktif dalam pengembangan teknologi hidro dan penyebarannya.

Hycom dapat meningkatkan pengetahuan dari institusi dan individu yang bergerak dalam bidang tenaga mikro hidro di kawasan Asean seperti pabrikan lokal, perusahaan konsultan, lembaga publik, pendidikan dan organisasi riset serta utilitas lainnya.

Hycom dapat memupuk pengalaman ekstensif dan pengetahuan yang terakumulasi di Indonesia untuk negara anggota Asean lainnya sebagai basis untuk mempromosikan standarisasi paket teknologi kepada para pengembang tenaga mikro hidro. Hal ini dapat menjadi sumbangan untuk memperbaiki keberlanjutan dari proyek mikro hidro yang diterapkan di kawasan ini. (agus)

BERITA TERKAIT

Jamkrindo Jaring Startup Bidang Pangan Lewat Kompetisi

      NERACA   Jakarta - Sebanyak 10 startup bersaing kuat di acara final penjurian Jamkrindo Startup Challenge (JSC)…

Menkominfo Sebut Indonesia Butuh Coder dan Ahli Big Data Analysis

Indonesia membutuhkan banyak sumberdaya manusia untuk menjadi coder dan ahli big data analysis.  Oleh karena itu Menteri Komunikasi dan Informatika…

Penguatan Rupiah Beri Tenaga Bagi IHSG

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/7) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Jangan Ada Lagi Duka di Lautan

Kecelakaan beruntun tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, pada 18 Juni, yang membawa penumpang sekitar 180-an…

Presiden: Kita Perlu Jaga Keselamatan Penumpang

Presiden Joko Widodo menyatakan akan memerintahkan Menteri Perhubungan untuk mengumpulkan para kepala dinas perhubungan di daerah untuk segera menyikapi peristiwa…

DPR: Kemenhub Harus Tingkatkan Pengawasan ASDP

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan Kementerian Perhubungan harus melakukan pengawasan lebih ketat terhadap moda transportasi pada angkutan sungai, danau,…