Switches Ethernet Avaya Layani Perusahaan Kecil

NERACA

Avaya kembali melakukan terobosan baru. Terbukti dengan diperkenalkannya Avaya Ethernet Routing Switch (ERS) 3500 di Indonesia. ERS 3500 adalah rangkaian baru switches Ethernet ringkas, yang didesain secara khusus untuk perusahaan skala kecil dan menengah (UKM), kantor cabang di daerah dan lingkungan terbuka seperti ruang kelas dan kamar hotel.

Menurut Wilson Chan, manager of information systems, Durham District School Board bahwa Avaya ERS 3500 menyediakan fungsi dan fitur kelas enterprise serta menyederhanakan operasional jaringan untuk lokasi-lokasi kantor berukuran kecil yang fungsionalitas plug and play sebenarnya untuk telepon IP – langsung bekerja dalam waktu kurang dari satu menit saat terkoneksi dengan Avaya ERS 3500. “Pengaturan otomatis dengan Avaya IP Office— satu perintah sederhana akan secara otomatis mengaktifkan switch tersebut dan semua telepon IP pada sistem IP Office Avaya,” paparnya.

“Alat-alat intuitif untuk mengelola, melakukan troubleshooting dan mengoperasikan perangkat-perangkat - termasuk manajemen GUI berbasis web, manajemen terpusat yang komprehensif, dan alat-alat konfigurasi untuk penggelaran kantor cabang berskala besar,” tambah Wilson.

Kemampuan-kemampuan plug and play dan otomatisasi ERS 3500 akan menyederhanakan penggelaran bagi para pelanggan Avaya dan mitra penyalur dengan mengurangi kemungkinan adanya kesalahan saat pengaturan, sehingga memberikan konsistensi di berbagai lokasi dan memastikan bahwa praktek terbaik diikuti selama instalasi.

Selain itu Wilson menambahkan ERS 3500 Series terdiri dari 6 switch Fast and Gigabit Ethernet yang tersedia dalam konfigurasi 10 dan 24-port. Pelanggan bisa memilih model dengan Power over Ethernet (PoE+) yang sudah ditingkatkan untuk memastikan jaringan mereka siap digunakan di masa depan dan mengaktifkan telepon IP canggih, model dengan titik-titik akses nirkabel dan model dengan kamera-kamera pengintaian melalui video.

“Switch tanpa kipas juga tersedia untuk lingkungan yang sensitif terhadap suara, seperti ruang kelas atau kamar hotel, tempat-tempat yang mengharuskan operasional tanpa suara,” paparnya.

Konsumen bisa membeli model-model Avaya ERS 3500 dengan 24-port dengan memperhatikan kebutuhan di masa depan, dimulai dari skala kecil dan melakukan investasi untuk kapasitas tambahan saat usaha mereka tumbuh.

Stackable Chassis Architecture dari Avaya memungkinkan digunakannya model-model tersebut dalam peluncuran software di masa yang akan datang, sehingga menawarkan kemampuan untuk menumpuk hingga 8 unit ERS 3500 bagi pelanggan untuk ketersediaan jaringan yang telah ditingkatkan, pengelolaan yang lebih sederhana dan kapasitas backplane virtual hingga 80Gbps. Stackable Chassis akan menyediakan fungsonalitasi yang sama dengan chassis modular tanpa biaya terkait.

Sedangkan Justin Jaffe, research manager, SMB and Home Office Markets, IDC, perusahaan skala kecil dan menengah semakin tertarik dengan teknologi yang mendukung komunikasi eksternal dan meningkatkan kolaborasi internal. Karena banyak dari firma-firma ini kurang memiliki keahlian dalam bidang IT, anggaran dan karyawan untuk secara efisien menggelar dan memelihara solusi-solusi terdepan. “Kemudahan dalam penggunaan tetap menjadi yang terpenting. Solusi-solusi plug and play yang menampilkan hardware dan software yang didesain secara cepat untuk bekerja bersama, seperti Avaya IP office dan ERS 3500, akan menarik pelanggan-pelanggan ini,” tegasnya.

BERITA TERKAIT

Anabatic Incar Akuisisi Tiga Perusahaan - Siapkan Capex Lebih Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menganggarakan belanja modal (capex) lebih dari Rp 100 miliar untuk ekspansi bisnis…

OJK Kaji Bentuk Perusahaan Efek Lokal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji rencana pembentukan perusahaan efek lokal. Hal itu dilakukan demi dapat melancarkan penetrasinya ke calon…

Ponpes Dipacu Ciptakan Pelaku Industri Kecil Menengah - Tekan Pengangguran

NERACA Jakarta – Pondok pesantren berpotensi besar menciptakan wirausaha baru dan menumbuhkan sektor industri kecil dan menengah (IKM). Untuk itu,…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Pemerintah Targetkan Koneksi Internet Cepat Sebelum 2024

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa seluruh Indonesia akan terjangkau dan terkoneksi dengan internet berkecepatan tinggi sebelum tahun…

Oppo F5 Resmi Meluncur Di Pasar Indonesia

Setelah meluncur di sejumlah negara, Oppo akhirnya resmi membawa Oppo F5 ke pasar Indonesia. "Sejak 2012 kami menghadirkan Findway dengan…

Trik Memilih Smartphone Masa Kini

Semakin berkembangnya era teknologi pada saat ini, memungkinkan kita untuk selalu update mengenai banyak hal mulai dari aplikasi, game dan…