TMAS Targetkan Pendapatan Rp 120 Miliar

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) mengincar pendapatan sebesar Rp120 miliar pada tahun 2012 ini. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/6).

Selain itu, dijelaskan perseroan akan melanjutkan peremajaan kapal-kapal yang berumur rata-rata di atas 30 tahun secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan cost effectiveness dan program pemeliharaan dalam menjaga kesediaan dan kesiapan armada beroperasi.

Dalam rangka penggantian sebagian kapal-kapal serta alat penunjang yang telah dijual, perseroan merencanakan untuk investasi kapal dan alat-alat penunjang operasi perseroan. Perseroan juga kan meningkatkan utilisasi kapal dengan peningkatan produktivitas SDM baik keryawan darat maupun laut melalui program people development. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…