Group Lippo Bangun “Rumah Masa Depan” di Makassar

NERACA

Jakarta - Group Lippo berencana membangun komplek pemakaman mewah di Makassar, Sulawesi Selatan, layaknya San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat. Investasi yang dibutuhkan sebesar Rp200 miliar dan diperkirakan selesai pertengahan 2013.

Chief Executive Officer (CEO) Group Lippo, James T Riady mengatakan, saat ini perusahaan tengah mengeksekusi lahan seluas 100 hektar untuk dijadikan pemakaman di Makassar. “Untuk membangun satu areal pemakaman seperti San Diego Hills menghabiskan anggaran Rp100 miliar-500 miliar. Akan tetapi, untuk Makassar membutuhkan investasi Rp200 miliar,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Group Lippo, lanjut James, akan terus mengincar lahan yang dapat dijadikan "rumah masa depan" ini. Sasaran berikutnya Surabaya, Bandung, dan Medan. Kompleks pemakaman San Diego Hills di Karawang sendiri memiliki luas 500 hektar.Di dalamnya terdapat gedung pertemuan, restoran masakan Italia yang memuat 200 orang, tempat pergelaran busana, dan ruang untuk dansa.

San Diego Hills yang terletak di Karawang, Jawa Barat itu telah mengubah kesan kuburan yang seram dan buram, menjadi tempat menyenangkan juga menghibur. Kawasan ini memiliki 8 hektar danau buatan, kolam renang, lapangan basket, dan juga taman yang luas.

Konsep taman pemakaman yang dibangun Kelompok Lippo ini memang merupakan paduan antara tempat beristirahat dengan fasilitas rekreasi. Harga kavling ditawarkan mulai dari Rp3 juta per makam hingga Rp30 juta per meter persegi.

Fasilitas yang ditawarkan San Diego Hills memang sangat menarik. Areal pekuburan dibagi menjadi tiga golongan yaitu Earth yang menghadap kiblat, Physical Homes yang dirancang dengan perhitungan sesuai dengan keharmonisan lingkungan, dan universal yang rapi.

Sebelumnya dijelaskan bahwa Grup Lippo bertekad mengembangkan proyek-proyeknya di wilayah Indonesia bagian Timur. Pembangunan mal tersebut menyusul rencana ekspansi Group Lippo yang dilakukan sebelumnya di beberapa daerah di Indonesia bagian Timur, antara lain pembangunan rumah sakit, sekolah, mal, serta ritel Hypermart di Makassar, Manado, Kupang, dan Ambon.

Khusus rumah sakit, Siloam Hospitals telah dibuka di Manado, Sulawesi Utara dengan investasi senilai US$40 juta. Siloam Hospitals Manado akan menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat di Sulawesi dan Indonesia Timur, sekaligus layanan kesehatan bertaraf internasional di wilayah tersebut.

Komisaris Group Lippo, Theo L. Sambuaga menyatakan, pesatnya peningkatan kebutuhan akan layanan kesehatan yang berkualitas, membuat Siloam berambisi memimpin dan menjangkau masyarakat luas dalam menyediakan layanan kesehatan dan menciptakan aksesibilitas atas kebutuhan layanan kesehatan yang berkualitas internasional.

"Pembukaan rumah sakit ini akan menjadi landasan bagi Siloam untuk melayani masyarakat di Sulawesi Utara dan Indonesia Timur,” ungkap dia, beberapa waktu lalu. Rumah Sakit ini terletak di Sentra Bisnis kota Manado, dan memiliki kapasitas 290 tempat tidur serta didukung oleh 70 dokter spesialis dan lebih dari 300 tenaga medis profesional untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif bagi pasien rawat inap maupun rawat jalan.

Kemudian, juga dilengkapi 36 ruang konsultasi dokter spesialis, tiga ruang operasi, sebuah unit Haemodialysis, dan 24 jam UGD. SHMN menyediakan peralatan termuktahir, seperti 1,5 Tesla MRI, 128-Slice CT Scan dan USG 4D. [bani]

BERITA TERKAIT

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

BTN Genjot Pertumbuhan KPR di Jawa Timur - Dorong Program Sejuta Rumah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal terus memacu ekpansi bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Provinsi Jawa Timur (Jatim)…

DHL Express Indonesia Bangun Fasilitas Baru di Pulogadung

NERACA Jakarta – DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini secara resmi meluncurkan fasilitas baru di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…