Pasific Strategic Bukukan Pendapatan Rp 26,94 Miliar di 2011

PT Pasific Strategic Financial Tbk, emiten berkode saham APIC, tidak membagi dividen pada tahun buku 2011. Laba usaha akan disimpan sebagai laba ditahan dan modal kerja perseroan. Perseroan yang bergerak dalam bidang investasi ini membukukan pendapatan Rp26,94 miliar, meningkat 46% dari pendapatan tahun lalu sebesar Rp18,48 miliar.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan keuntungan perdagangan efek belum terealisasi yang naik signifikan dari Rp3,5 miliar menjadi Rp16,7 miliar.

Sementara laba usaha perseroan naik 164% dari Rp5,06 miliar menjadi Rp13,37 miliar. Laba bersih naik 75% menjadi Rp17,14 miliar. Kenaikan laba bersih ini disebabkan kenaikan pos pendapatan usaha dan minimnya peningkatan beban usaha.

Sedangkan aset perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp476,17 miliar dari Rp187,78 miliar. Kenaikan aset disebabkan adanya deposito berjangka, promissory note, serta peningkatan pada membelian efek dengan janji dijual kembali.

Perseroan memiliki dua anak usaha, yaitu PT Pacific Capital dalam bidang sekuritas dan PT Pacific Capital Investment di bidang manajer investasi. Saat ini, perseroan juga tengah mempersiapkan anak perusahaan baru, PT Pacific Multi Finance yang bergerak khusus di bidang pembiayaan konsumen atau leasing. (didi)

BERITA TERKAIT

Superkrane Raih Kontrak Baru Rp 40 Miliar - Garap Dua Proyek PLTU

NERACA Jakarta – Di sisa akhir tahun 2018, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (Superkrane) belum lama ini mengantongi dua kontrak…

Nusantara Properti Incar IPO Rp 200 Miliar - Lepas Saham Ke Publik 25%

NERACA Jakarta – Di saat beberapa perusahaan menunda rencana IPO hingga tahun depan, namun ada sebagian perusahaan yang tetap keukeuh…

MIKA Sisakan Dana IPO Rp 401,13 Miliar

NERACA Jakarta - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) masih mengantongi sisa dana hasil penawaran umum perdana saham alias initial…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Dorong Pemerataan Infrastrukur - Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…