Alfamidi Bagikan Dividen Rp 7,9 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2011 sebesar Rp 7,9 miliar atau Rp 2,74 per saham. Jumlah dividen pertama kali tersebut setara dengan 25% dari total laba bersih yang dikantongi perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp 31,62 miliar.

Direktur Utama Midi Utama Rullyanto mengatakan keberhasilan perseroan pada tahun lalu akan terus dilanjutkan dan menjadi standar acuan bagi kinerja perseroan pada tahun ini. "Kami berkomitmen untuk terus menambah gerai, meningkatkan pelayanan, efisiensi pada segala bidang dan perbaikan-perbaikan positif yang akan mendukung strategi perseroan," ujarnya Jumat pekan kemarin.

Sepanjang tahun lalu, emiten ritel pemegang merek Alfamidi dan Alfaexpress itu membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,58 triliun, naik 61,8% dari Rp 1,59 triliun pada 2010. Sejalan dengan itu, laba bersih perseroan melonjak hingga 209,9% menjadi Rp 31,62 miliar dari tahun sebelumnya Rp 10,2 miliar.

Tambah Gerai

Sebelumnya, perusahan ritel ini menargetkan membuka sebanyak 130 gerai Alfamidi dan 100 gerai Lawson pada tahun 2012 ini. Pada akhir tahun 2011 lalu, perseroan mengoperasikan sebanyak 509 gerai yang terdiri dari 323 gerai Alfamidi, 176 gerai Alfaexpress dan 10 gerai Lawson. Sementara pada akhir Maret 2012 lalu, MIDI berhasil mencerak laba bersih sebesar Rp5,46 miliar. Naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,2 miliar.

Di mana pendapatan bersih perseroan tersebut mengalami kenaikan menjadi Rp788,96 miliar dibandingkan sebelumnya Rp543,8 miliar. Laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp16 miliar dari sebelumnya Rp8,35 miliar. Selanjutnya, jumlah aset perseroan juga menggelembung menjadi Rp1,37 triliun pada akhir Maret 2012. Naik dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp1,09 triliun. (didi)

BERITA TERKAIT

Eksplorasi Antam di Desember Rp 3,47 Miliar

Di Desember 2017 kemarin, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengeluarkan biaya eksplorasi preliminary sebesar Rp 3,47 miliar. Kegiatan eksplorasi perusahaan…

Premi Asuransi Budidaya Udang Mencapai Rp1,48 miliar

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat program asuransi usaha budi daya udang (AUBU) diikuti oleh 2.004 pembudidaya di…

PT Pos Anggarkan Capex Rp 880 Miliar - Beli Delapan Mesin Sortir

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018, PT Pos Indonesia (Persero) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp880 miliar atau melonjak 340% dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Pasar Ekspor Ke Afrika - Sido Muncul Bikin Anak Usaha di Negeria

NERACA Jakarta - Setelah sukses membuka pasar ekspor ke Filipina dengan berlanjutnya rencana pembukaan kantor pemasaran disana, kini PT Industri…

Gelar Rights Issue, SCMA Bidik Rp 3,58 Triliun

Cari pendanaan di pasar modal lewat penerbitan saham baru atau rights issue, kini tengah marah dilakukan emiten. Begitu juga halnya…

Bahana Sekuritas Taksir IHSG Capai 7.000

NERACA Jakarta – Pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2017…