CIMB Niaga Dalami Transaksi Pasar Uang Syariah

NERACA

Jakarta-- PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melalui unit usaha syariah (UUS)-nya, CIMB Niaga Syariah, siap meluncurkan transaksi pasar uang syariah dengan menggunakan instrumen Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), yaitu SiKA (Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank).

Melalui SiKA, CIMB Niaga Syariah mengklaim, menjawab tantangan industri perbankan, khususnya perbankan syariah, yang ingin mendapatkan produk pendanaan antarbank dengan imbal hasil tetap dan dapat diperjanjikan di awal. Serta adanya jaminan terhadap principal dengan underlying komoditas di bursa sesuai dengan prinsip syariah, yang lazimnya dikenal dengan Commodity Murabahah.

Kesiapan tersebut didukung dengan surat dari Bank Indonesia No. 14/137/DPM kepada CIMB Niaga tanggal 14 Juni 2012 yang menegaskan izin penggunaan SiKA sebagai instrumen PUAS. "CIMB Niaga Syariah secara konsisten terus berupaya menjadi pionir dalam pengembangan produk dan instrumen keuangan yang inovatif sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini salah satunya dapat dilihat dari inisiatif CIMB Niaga Syariah dalam pengembangan produk dengan skema Commodity Murabahah di Indonesia, yang telah dimulai sejak akhir 2007," kata Direktur Commercial Banking & Syariah CIMB Niaga, Handoyo Soebali, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/6)

Saat itu, ungkap Handoyo, langkah pertama yang dilakukan CIMB Niaga Syariah adalah dengan melibatkan pihak-pihak regulator terkait seperti Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Bank Indonesia (BI). "Keluarnya Fatwa DSN-MUI No.82/DSN-MUI/VIII/2011 tanggal 5 Agustus 2011 tentang Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah di Bursa Komoditi dan Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No.14/3/DPM tanggal 4 Januari 2012 tentang SiKA, membuat CIMB Niaga Syariah semakin mantap untuk meluncurkan transaksi pasar uang syariah dengan instrumen SiKA," pungkasnya. **rin

BERITA TERKAIT

Ketua MPR RI - Cegah Pilkada Dari Politik Uang

Zulkifli Hasan  Ketua MPR RI Cegah Pilkada Dari Politik Uang Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta semua kalangan…

Gedung BEI Roboh, Transaksi Tetap Normal

Musibah robohnya atap selasar di atas kafe Starbucks Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat panik para pengunjung dan pegawai…

BI Siapkan Sanksi Keras Transaksi Pakai Bitcoin - MENGANCAM STABILITAS

NERACA Jakarta – Besarnya minat masyarakat berinvestasi di Bitcoin membuat reaksi keras bagi Bank Indonesia dengan mengancam akan memberikan sanksi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Menkeu Upayakan Bunga Kredit Ultra Mikro Diperkecil

      NERACA   Sumut - Pemerintah berupaya memperkecil suku bunga Kredit Ultra Mikro untuk semakin memberi manfaat besar…

Gopay Diminta Ikuti Aturan QR Code

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengingatkan PT Dompet Anak Bangsa yang membawahi layanan sistem pembayaran digital…

Pemerintah Serap Rp25,5 triliun dari Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp25,5 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) untuk…