Kembangkan Paper Machine 2, KBRI Investasikan Rp 12 Miliar

Emiten produsen kertas, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) akan merealisasikan strategi pengembangan Paper Machine 2 (PM 2) dan juga menambah semacam alat tambahan seperti mesin deinking untuk mengatasi kelangkaan bahan baku kertas, “Diharapkan dengan adanya deinking ini kesulitan bahan baku seperti wise paper ini bisa teratasi," kata Sekretaris Perusahaan PT Kertas Basuki Rahmat Tbk Tiur Simamora di Jakarta, Kamis (21/6).

Dia menuturkan, selama ini karena kesulitan mencari bahan baku wise paper untuk produksi perusahaan seringkali mencampur bahan dengan jenis pulp paper. Oleh karena itu, salah satu jalan agar menghasilkan kualitas sekaligus kuantitas yang bagus dengan penambahan alat deinking.

Investasi yang diberikan perusahaan untuk paper machine ini sejak 2011, kata Tiur sebesar Rp 12 miliar. Sejumlah Rp 5 miliar, ungkap Tiur, sudah dianggarkan sampai Desember 2011 untuk PM 1. "Sisanya untuk investasi PM 2 tahun ini," tambahnya.

Dana sebesar Rp 7 miliar tersebut, lanjutnya, sepenuhnya akan diambil dari kas internal. Dari rencana PM 2 ini rencananya ditargetkan dapat meningkatkan produksi 150 ribu ton sampai 200 ribu ton. Dan penjualan diharapkan tahun ini bisa lebih dari 10%.

Tahun 2012 ini, Tiur memproyeksikan pendapatan usaha dapat tumbuh lebih dari 10% dibanding perolehan pendapatan tahun 2011 sebesar Rp 25,34 miliar. Sementara, untuk laba bersih KBRI berupaya untuk mencatatkan perolehan yang positif. Tahun 2011, perusahaan ini membukukan rugi Rp 19,41 miliar. (didi)

BERITA TERKAIT

Kemenperin Terus Kembangkan Industri Fesyen Muslim Indonesia

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Gati Wibawaningsih mengatakan fesyen Indonesia saat ini masih menjadi andalan untuk…

Superkrane Raih Kontrak Baru Rp 40 Miliar - Garap Dua Proyek PLTU

NERACA Jakarta – Di sisa akhir tahun 2018, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (Superkrane) belum lama ini mengantongi dua kontrak…

Nusantara Properti Incar IPO Rp 200 Miliar - Lepas Saham Ke Publik 25%

NERACA Jakarta – Di saat beberapa perusahaan menunda rencana IPO hingga tahun depan, namun ada sebagian perusahaan yang tetap keukeuh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Dorong Pemerataan Infrastrukur - Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…