Bergerak Tidak Wajar, Saham Asuransi Ramayana Masuk UMA

Pergerakan transaksi saham PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini dilakukan lantaran telah terjadi penurunan dan peningkatan aktivitas transaksi diluar kebiasaan disbanding priode sebelumnya.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, pihaknya tengah mengawasi transaksi saham Asuransi Ramayana karena bergerak di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (Unusual Market Activity/UMA), “BEI telah meminta konfirmasi pada perseroan pada 11 Juni 2012. Atas dasar konfirmasi dari perseroan, bursa mengumumkan jawaban konfirmasi itu melalui pengumuman Bursa IDX Net pada 11 Juni 2012," katanya dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (21/6).

Ito menambahkan informasi terakhir yang dipublikasikan oleh bursa adalah informasi pada 18 Juni 2012 mengenai harga teoritis saham ASRM. Sehubungan dengan terjadinya UMA ini, BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.

Selain itu juga mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Terkait kinerja, sepanjang kuartal I-2012 perseroan membukukan laba komprehensif senilai Rp9,45 miliar, naik dibanding periode yang sama sebesar Rp9 miliar. Seiring kenaikan laba bersih, pendapatan premi perseroan meningkat menjadi Rp75,44 miliar, meningkat dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp62,41 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Wakil Presiden - Tahun Politik Tidak Perlu Dikhawatirkan

Jusuf Kalla  Wakil Presiden Tahun Politik Tidak Perlu Dikhawatirkan Surabaya - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan tahun politik menjelang…

KPPU: Impor Beras Tidak Perlu Lagi Diperdebatkan

KPPU: Impor Beras Tidak Perlu Lagi Diperdebatkan NERACA Makassar - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan jika kebijakan pemerintah melalui…

Minna Padi AM Rilis Pringgondani Saham - Ramaikan Pasar Reksadana di 2018

NERACA Jakarta -  Selain ramai soal aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau rights issue yang bakal dilakukan PT Minna…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sekolah Pasar Modal Gratis di Buka di NTB

NERACA Mataram – Dalam rangka perbanyak investor saham di Nusa Tenggara Barat, kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram menyelenggarakan…

Jakarta Garden City Pasarkan Lifestyle Center “New East”

NERACA Jakarta - PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk mulai pasarkan produk properti komersial terbaru…

Investasi Properti di Bali - Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali

NERACA Serpong-  PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan…