Produsen Optimis Penjualan Sedan Bakal Terus Meningkat

NERACA

Jakarta - Produsen otomotif ternyata masih menaruh harapan pada penjualan sedan di Indonesia akan sedikit mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Lancarnya pasokan mobil dari Thailand akan mengangkat penjualan sedan di dalam negeri pada tahun ini. Meski pasarnya saya perkirakan hanya 3 - 5% dari total penjualan nasional, tapi pasar sedan masih ada pertumbuhan,” kata Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D. Sugiarto, di Jakarta, Kamis (21/6).

Jongkie menuturkan untuk segmen sedan sulit berkembang karena segmen ini terkena pajak penjualan barang mewah yang cukup besar. “Pajak penjualan barang mewah untuk sedan sekitar 30% dan berdasarkan data Gaikindo, penjualan sedan pada Januari-Mei tahun ini mencapai 13.351 unit, melonjak 51,54% dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama 2011 yang hanya 8.810 unit,” paparnya.

Sedangkan penjualan sedan pada Mei bahkan mencapai 3.225 unit, naik 13% dibandingkan dengan penjualan pada April yang mencapai 2.855 unit. “Jika dibandingkan dengan penjualan pada Mei 2011 sebesar 1.446 unit, terjadi lonjakan 123,03%,” ujarnya.

Jongkie menambahkan komposisi terbesar untuk pasar sedan pada lima bulan pertama masih tidak berubah karena penjualan sedan mini (berkapasitas mesin hingga 1.500 cc) mendominasi dengan total penjualan 7.236 unit (54,2%). Urutan kedua ditempati subsegmen medium sebanyak 3.642 unit (27,3%) dan sedan kecil (small) sebesar 1.663 unit (12,45%). “Penjualan sedan masih menunjukkan tren yang meningkat, diharapkan tahun ini penjualannya bisa melampaui tahun lalu,” tandasnya.

Rebut Pasar

Di tempat berbeda,Direktur Penjualan PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy menargetkan bisa menjual 1.600 unit kendaraan seri Honda Civic terbaru hingga akhir 2012. "Kami ingin merebut 40% pangsa pasar sedan," jelasnya.

Jonfis menyatakan seri terbaru ini merupakan generasi ke-9 Honda Civic. Honda Civic pertama kali diperkenalkan pada 1972 dengan total penjualan mencapai 20,2 juta di 160 negara. Di Indonesia, Civic hadir mulai 1976 dengan total penjualan sebanyak 106.982 unit hingga akhir 2011.

Tahun lalu Honda berhasil menjual 1.063 unit Civic atau berhasil merebut pangsa pasar sebesar 33 persen di segmen sedan. Dia mengakui sejak dua tahun terakhir pangsa pasar sedan mengalami penurunan. Merosotnya penjualan sedan, kata Jonfis, karena seretnya pasokan akibat banjir di Thailand. Selain itu dia menilai Indonesia memiliki karakter unit karena banyak peminat di segmen mobil penumpang.

Di Amerika Serikat, hingga Mei 2012 Honda Civic terbaru sudah terjual sebanyak 135.082 unit. Tahun ini dia optimistis target rata-rata sebesar 240 unit penjualan dapat tercapai. Kepercayaan diri ini karena normalnya pasokan sedan dari Thailand. "Semua produk sedan disuplai dari luar negeri,” ungkapnya.

Dibandingkan dengan seri sebelumnya, harga seri terbaru ini mengalami kenaikan sebesar Rp 2 juta per unit. Jonfis menyatakan ini merupakan komitmen Honda untuk memberikan kendaraan dengan teknologi tinggi dengan harga terjangkau.

Hingga akhir bulan, Honda akan mendatangkan 90 unit kendaraan. Namun dia menargetkan pada Juli sudah ada 500 kendaraan yang siap dipasarkan. "Sudah ada 200 konsumen yang melakukan pemesanan." Untuk segmen Civic, dia mengaku tidak terpengaruh dengan isu pemberlakuan minimal uang muka oleh Bank Indonesia. "Pasar Civic untuk kelas medium ke atas," kata dia.

Hari ini Honda meluncurkan seri terbaru All New Honda Civic. Seri terbaru ini dibanderol dengan harga Rp 341 juta untuk tipe 1.8 liter transmisi manual, Rp 354 juta untuk 1.8 liter transmisi otomatis, dan Rp 406 juta untuk 2.0 liter transmisi otomatis.

BERITA TERKAIT

Wakil Presiden ke-6 RI - Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat

Try Sutrisno  Wakil Presiden ke-6 RI Kesadaran Tentang Pancasila Mulai Meningkat Jakarta - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno menilai…

FAST Targetkan Penjualan Rp 6 Triliun di 2018

NERACA Jakarta - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menargetkan penjualan sebesar Rp6,03 triliun pada 2018 atau tumbuh 10,% dibandingkan…

Volume Penjualan Kertas Suparma Tumbuh 4,6%

NERACA Jakarta  Emiten produsen kertas, PT Suparma Tbk (SPMA) berhasil mengantongi volume penjualan kertas sebesar 157,93 ribu metric ton (MT)…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Meningkatkan Daya Saing SDM Industri Dengan Program Vokasi

NERACA Kediri - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan lemahnya daya saing industri dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah Sumber Daya…

Wilayah Jawa Tengah - KKP Beri Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

NERACA Pekalongan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) kembali menyalurkan bantuan alat penangkapan ikan…

Korea Nilai Indonesia Mitra Penting di Sektor Industri

NERACA Jakarta – Pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa penguatan kerja sama dengan Indonesia pada saat ini menjadi penting. Salah satu…