Pemerintah Targetkan Bangun 196 Rumah Susun di 2012

NERACA

Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan pembangunan 196 tower rumah susun (Rusun) pada tahun anggaran 2012 di 182 lokasi seluruh Indonesia. “Rusun yang dibangun oleh Kemenpera tersebut nantinya ditujukan untuk anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), pekerja, PNS, mahasiswa serta Pondok Pesantren. Kami targetkan bisa membangun 196 tower Rusun pada tahun anggaran 2012,” kata Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/6).

Pangihutan menuturkan, Rusun yang akan dibangun nantinya didesain dengan jumlah lantai dan tipe hunian yang bervariasi. “Jumlah lantainya yakni 2 lantai, 3 lantai hingga 6 lantai. Sedangkan tipe huniannya adalah tipe 18, tipe 21 dan tipe 36,” ujarnya.

Untuk peruntukan rusun anggota Polri adalah tipe 36 sebanyak 26 tower tersebar di 23 lokasi, Rusun TNI tipe 36 sebanyak 60 tower tersebar di 50 lokasi, Rusun Pekerja dan PNS tipe 21 sebanyak 15 tower di 14 lokasi, Rusun Mahasiswa tipe 18 sebanyak 30 tower di 30 lokasi dan Rusun Pondok Pesantren dengan tipe bervariasi sebanyak 65 tower tersebar di 65 lokasi baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa.

“Sampai saat ini Rusun yang sudah memasuki masa pelaksanaaan konstruksi adalah Rusun Polri di Cikole, Lembang, Bandung sebanyak dua tower. Sedangkan sisanya masih dalam tahap kontrak, tender ulang dan design,” paparnya.

Pangihutan menambahkan, Kemenpera terus meningkatkan pembangunan rusun yang sesuai dari segi biaya, mutu bangunan yang berkualitas serta tepat waktu dalam proses pembangunannya. “Kami tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan dari para calon penerima bantuan Rusun ini terkait kualitas bangunan yang dibangun. Oleh karena itu, materi pelatihan ini diharapkan bersifat aplikatif di lapangan sedangkan teorinya hanya sekitar 10 - 15% sehingga bisa lebih bermanfaat,” tandasnya.

Di tempat berbeda, Waka Polri, Komjen Pol Nanan Soekarna mengungkapkan pembangunan rumah susun negara untuk Polri ini juga merupakan simbolis dimulainya pembangunan rumah susun negara untuk Polri di seluruh Indonesia.

Pembangunan rumah susun negara untuk Polri merupakan Program fasilitas dari Kementerian Perumahan Rakyat RI tahun anggaran 2011/2012. Rumah susun di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ini akan dibangun dengan bentuk dua twin blok berkontruksi enam lantai dengan luas bangunan 10 ribu meter persegi.

Masing-masing twin blok terdiri atas 101 unit rumah tipe 36 yang diperutukkan bagi 202 kepala keluarga. Pembangunan rumah susun negara ini diperuntukkan bagi pemenuhan sarana hunian anggota Sat Brimob Polda Jabar.

"Perumahan memiliki peran strategis dukung mobilitas personil dan sangat membantu personil polri dalam kelancaran tugas kesehariaannya. Juga untuk meningkatkan responsifitas dalam melakukan tugas," kata Waka Polri.

Menurutnya, sampai saat ini, hanya 22 %personil Polri yang ditampung di perumahan. Yakni, hanya 24.207 personil dari total 460.469 personil.

BERITA TERKAIT

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…

FAST Targetkan Penjualan Rp 6 Triliun di 2018

NERACA Jakarta - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menargetkan penjualan sebesar Rp6,03 triliun pada 2018 atau tumbuh 10,% dibandingkan…

Andalan Finance Targetkan Pembiayaan Rp4,3 Triliun

NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) melakukan penandatanganan perubahan kesembilan perjanjian pemberian fasilitas perbankan yaitu fasilitas term…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Meningkatkan Daya Saing SDM Industri Dengan Program Vokasi

NERACA Kediri - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan lemahnya daya saing industri dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah Sumber Daya…

Wilayah Jawa Tengah - KKP Beri Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

NERACA Pekalongan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) kembali menyalurkan bantuan alat penangkapan ikan…

Korea Nilai Indonesia Mitra Penting di Sektor Industri

NERACA Jakarta – Pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa penguatan kerja sama dengan Indonesia pada saat ini menjadi penting. Salah satu…