Danareksa Luncurkan Dua Reksa Dana Terproteksi

NERACA

Jakarta - Kondisi pasar yang tengah votalitas tinggi akibat krisis Eropa, menjadi peluang bisnis bagi manajer investasi investor sedang mencari tempat investasi yang aman untuk menempatkan dananya.

Maka untuk menjawab peluang tersebut, pada pertengahan tahun ini Danareksa Investment Management menerbitkan dua reksa dana tertproteksi, yaitu Reksa Dana Terproteksi (RDT) Danareksa Proteksi III dan Reksa Dana Terproteksi (RDT) Danareksa Proteksi Gebyar I,”Dengan latar belakang krisis Eropa tersebut, mendorong kami untuk menciptakan suatu produk, dimana produk tersebut dapat memberikan solusi terbaik bagi investor yang menginginkan imbal relatif tinggi, dengan tingkat resiko lebih terjaga,”kata Direktur Utama PT Danareksa Investmen Management Zulfa Hendri dalam siaran pers yang diterima Neraca, Rabu (20/6).

Dia menjelaskan, RDT Danareksa Proteksi III adalah produk yang dapat memberikan proteksi 100% terhadap Pokok Investasi apabila investor tidak melakukan pencairan (redemption) sampai jatuh tempo produk yaitu tiga tahun, disertai tingkat pengambilan hasil stabil dan terukur.

Menurutnya, dengan produk ini investor akan memperoleh imbal hasil 6,35% pa (nett) yang dibagikan setiap tiga bulan sekali. Komposisi instrumen minimal 80% di obligasi korporasi yang memperoleh peringkat idAA+ Pefindo dan maksimal 20% pada Pasar Uang, “Penjualan RDT Danareksa Proteksi III ini telah dilakukan dan dalam waktu singkat telah mencapai target 100% dari yang kami tetapkan. Ini berarti produk yang diluncurkan tanggal 19 Juni 2012 ini diminati investor,” tuturnya.

Kemudian, dijelaskan Zulfa, produk RDT Danareksa Proteksi Gebyar I adalah produk yang mempunyai karakteristik hampir serupa dengan RDT Danareksa Proteksi III. Hanya produk ini memiliki jangka waktu yang lebih pendek yaitu satu tahun. Investor akan memperoleh imbal hasil 5%-5,2% (nett) per tahun yang dibagikan setiap tiga bulan sekali.

Komposisi instrumennya pun sama dengan produk sebelumnya yaitu dengan minimal 80% penempatan Obligasi Korporasi yang memperoleh peringkat id AA+ Pefindo dan maksimal 20% penempatan di Pasar Uang.“Produk ini akan segera diluncurkan setelah memperoleh ijin distribusi dari Bank Indonesia dan diharapkan dapat mengulang sukses penjualan sebelumnya yaitu RDT Danareksa Terproteksi III,” pungkasnya. (didi)

BERITA TERKAIT

Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar - Luncurkan Dua Produk Dinfra

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…

Berebut Tahta Nomor Dua

  Oleh: Stanislaus Riyanta, Kandidat Doktor Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Administrasi UI Menuju pelaksanaan Pilpres 2019, koalisi yang sudah mengkristal…

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…