Pemerintah Segera Lelang Sukuk Rp1 Triliun

NERACA

Jakarta--Pemerintah akan menjual surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara melalui lelang pada 26 Juni 2012 dengan jumlah indikatif Rp1 triliun.

Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, menyebutkan, penjualan sukuk negara itu untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012.

Terdapat empat seri sukuk negara yang akan dilelang yaitu PBS001, PBS002, PBS003, dan PBS004. Empat seri sukuk berbasis proyek APBN itu merupakan penjualan kembali.

PBS001 jatuh tempo 15 Februari 2018 dengan imbalan 4,45%. PBS002 jatuh tempo 15 Januari 2022 dengan imbalan 5,45%. PBS003 jatuh tempo 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,00%. Sementara PBS004 jatuh tempo 15 Februari 2037 dengan imbalan 6,10%.

Sementara itu pada lelang surat utang negara (SUN) Selsa (19/6), pemerintah menyerap dana sebesar Rp6,85 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp13,32 triliun.

Jumlah Rp6,85 triliun terdiri atas seri SPN03120920 sebesar Rp0,5 triliun yang akan jatuh tempo 20 September 2012, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,90 persen. Selain itu seri SPN12130606 dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,33 persen dan jatuh tempo 6 Juni 2013.

Seri lainnya FR0061 sebesar Rp0,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,39%, tingkat kupon 7,0%, dan akan jatuh tempo 15 Mei 2022. Seri FR0059 sebesar Rp1,60 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,74%, tingkat kupon 7,0%, dan jatuh tempo 15 Mei 2027. Juga seri FR0058 sebesar Rp2,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,15%, tingkat kupon 8,25%, akan jatuh tempo 15 Juni 2032. **bari

BERITA TERKAIT

Kapitalisasi Pasar Catatkan Rekor Tertinggi - Bukukan Transaksi Rp 8,9 Triliun

NERACA Jakarta - Akhir pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat dengan membukukan…

Pemerintah Dituding Tidak Miliki Data - Produksi dan Konsumsi Beras Nasional:

Harga beras terus meroket di pasaran. Badan Pusat Statisk (BPS) mencatat sampai dengan minggu ke-2 Januari ini, kenaikan harga beras…

Bekas Galian Segera Dibersihkan

Sepanjang Jalan Kramat Jaya, Semper, Jakarta Utara, ada bekas galian yang ditutup secara asal-asalan oleh kontraktor yang  kurang bertanggung jawab,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

21 Pemda Tak Punya TPID

      NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sebanyak 21 pemerintah kabupaten/kota belum mempunyai Tim…

Cara Kemendes PDTT Tingkatkan Kesejahteraan Pulau Terpadat Di Dunia

  NERACA   NTB – Pulau Bungin, Desa Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, terkenal dengan sebutan ‘Pulau…

Pembudidaya Sumbawa Dapat Bantuan Rp1,2 miliar - Sukses Kembangkan Ikan Kerapu

  NERACA   NTB - Dinilai sukses mengembangkan budidaya Ikan Kerapu jenis Cantang dengan sistem keramba jaring apung, kelompok nelayan…