Eartertainment Garap Bisnis Baru di Perusahaan Tambang

Dalam rangka mengembangkan bisnis diluar restoran dan hiburan, PT Eatertainment Internasional Tbk (SMMT) bakal garap bisnis baru di sektor pertambangan. Perusahaan milik Grup Rajawali itu kini berencana mengakuisisi dua perusahaan tambang.

Dana akusisi akan diperoleh melalui penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue. Direktur Utama PT Eatertainment Internasional Tbk Hendra Surya menuturkan, rencana akuisisi terhadap perusahaan tambang yang berlokasi di Sumatra dan Kalimantan juga sebagai tanda perubahan inti bisnis perseroan dari sektor makanan dan hiburan menjadi pertambangan.

Perseroan akan mengambil alih 99,12% saham PT Nagamas Makmur Jaya (NMJ) yang secara tidak langsung menguasai 39% kepemilikan efektif di PT Internasional Prima Coal (IPC) yang merupakan perusahaan patungan antara Rajawali Grup dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan nilai Rp146 miliar.“Sementara yang satu lagi kami akan menempatkan saham baru yang dikeluarkan oleh PT Rajawali Resources yang memiliki 85% saham PT Triaryani (TRI) selaku pemegang konsesi batu bara di Sumatra Selatan dengan luas 2.100 hektare (ha) dengan nilai Rp137 miliar,” kata Hendra di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut Hendra menuturkan, untuk memuluskan langkah tersebut, perseroan akan melakukan penerbitan saham baru atau rights issue sebanyak 820 juta saham baru dalam penawaran umum terbatas (PUT I) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan target dana sekitar Rp410 miliar.

Hasil dana penawaran umum terbatas tersebut untuk mengakuisisi PT Nagamas Makmur Jaya sebesar Rp 146 miliar akan mengambil alih saham 99,12%, Rp 137 miliar untuk penempatan di Rajawali Grup dengan kepemilikan saham 99,64%, untuk dana emisi sebesar Rp 5-6 miliar, kemudian modal kerja sekitar Rp 5-6 miliar, dan sisanya yang sebesar Rp 115 miliar untuk anggaran belanja modal di PT Triaryani (TRI). (bani)

BERITA TERKAIT

ELTY Garap Proyek di Jakarta dan Surabaya - Gandeng Perusahaan Cina

NERACA Jakarta - Memanfaatkan geliat pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ikut ambil bagian…

Geliat Bisnis MDRN Keluar Dari Ketimpangan - Rambah Bisnis Susu dan Percetakan

NERACA Jakarta – Setelah gagal dalam mengembangkan bisnis 7-Eleven (Sevel), PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terus berupaya mencari peluang bisnis…

BEI Kejar 22 Perusahaan Kakap Untuk IPO - Dongkrak Kapitalisasi Pasar

NERACA Bandung – Masih kecilnya nilai kapitalisasi pasar IPO di tahun 2017 kemarin, memacu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sekolah Pasar Modal Gratis di Buka di NTB

NERACA Mataram – Dalam rangka perbanyak investor saham di Nusa Tenggara Barat, kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram menyelenggarakan…

Jakarta Garden City Pasarkan Lifestyle Center “New East”

NERACA Jakarta - PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk mulai pasarkan produk properti komersial terbaru…

Investasi Properti di Bali - Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali

NERACA Serpong-  PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan…