BNI Kucuri KPEI Fasilitas "Intraday” Rp300 Miliar

NERACA

Jakarta---PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berkomitmen memberikan fasilitas "intraday" senilai Rp300 miliar kepada PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI). "Penggunaan fasilitas 'intraday' adalah untuk memenuhi hak terima uang anggota Kliring yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban serah efeknya, sehingga pemenuhan hak terima uang Anggota Kliring ini dapat lebih cepat tanpa menunggu kewajiban serah dana dari Anggota Kliring lainnya," kata Direktur Utama KPEI Hoesein di Jakarta.

Hoesin menambahkan fasilitas "intraday" ini merupakan fasilitas kredit yang diberikan bank pembayaran kepada perseroan untuk mendukung implementasi penyelesaian berkesinambungan (continuous settlement) dalam proses penyelesaian transaksi bursa.

Lebih jauh Hoesein menjelaskan dengan adanya komitmen dari BBNI ini, maka total perseroan memperoleh fasilitas "intraday" senilai Rp1,69 triliun. "Sebelumnya KPEI juga juga telah menerima fasilitas 'intraday' dari empat perbankan," terangnya.

Fasilitas "intraday" ini, menurut dia, bernilai pembayaran Rp1,39 triliun, antara lain berasal dari PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar Rp300 miliar, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) senilai Rp290 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp500 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp300 miliar.

Implementasi metode penyelesaian berkesinambungan ini telah dilakukan oleh KPEI sejak awal Agustus 2010 lalu. "Metode ini merupakan salah satu usaha peningkatan layanan KPEI sebagai 'central counterparty' di pasar modal Indonesia," jelasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Kadin akan Tambah Fasilitas untuk OSS

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menambah fasilitas meja bantuan (help desk)…

CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar - Luncurkan Dua Produk Dinfra

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

LPDB Sederhanakan Persyaratan Pengajuan Pinjaman Dana Bergulir

  NERACA   Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyederhanakan kriteria dan…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…