Kembangkan Layanan, XL Garap Bisnis Remitance

Dalam rangka pengembangan bisnis, kini operator seluler PT XL Axiata Tbk (EXCL) mulai memasuki bisnis "remittance" (pengiriman uang) domestik layanan yang mempermudah pelanggan mengirimkan sejumlah uang melalui ponsel. "Bisnis remittance ini merupakan bisnis baru XL yang diharapkan dapat menambah pertumbuhan pendapatan perusahaan," kata Direktur Teknologi, Content & New Business XL, Dian Siswarini, di Jakarta, Senin (18/6).

Menurutnya, layanan remittance domestik ini merupakan bagian dari upaya XL untuk selangkah lebih maju memaksimalkan penggunaan layanan transaksi mobile. "Bisnis dasar telekomunikasi seperti SMS dan voice semakin menurun, operator harus masuk kepada layanan-layanan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Pengiriman uang secara cepat menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari masyarakat sekarang ini. Salah satu fitur yang semakin dibutuhkan dan populer saat ini adalah layanan "mobile money" (m-money), yang sudah dimiliki yaitu XL Tunai.

Dia menambahkan, melalui ponsel, pelanggan XL bisa melakukan pengiriman uang tanpa terikat waktu dan lokasi. Karena pengiriman uang bisa dilakukan kapan saja melalui ribuan lokasi agen XL Tunai yang menjangkau seluruh Indonesia.

Maka untuk dapat mengaktifkan remmitance XL, pelanggan dapat mendatangi XL Center ataupun agen bertanda XL Tunai untuk melakukan proses regitrasi, dan memproleh PIN.

Sementara itu, GM m-Finance XL Yossie D Yosetya, mengatakan dengan penambahan layanan remittance itu maka fitur XL Tunai menjadi empat, yaitu pengiriman uang, belanja on-line, membayar tagihan, dan belanja di toko. "Selama ini XL Tunai masih didominasi transaksi pembayaran tagihan, dan belanja on-line," ujarnya.

Dia menjelaskan, sejak diluncurkan awal Januari 2012 jumlah pengguna XL Tunai mencapai 70.000 pelanggan dan diperkirakan mencapai 150.000 pelanggan pada akhir tahun. Bisnis remittance telah mengalami pertumbuhan yang baik secara global maupun nasional. (bani)

BERITA TERKAIT

Bakrie Brothers Kembangkan Bisnis Bus Listrik

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memulai langkah strategis untuk masuk ke dalam bisnis otomotif yakni menggarap segmen usaha bus…

Bisnis Teh Unilever Tetap Beroperasi - Sariwangi Dinyatakan Bangkrut

NERACA Jakarta – Bangkrutnya PT Sarwangi Agricultural Estate Agency setelah dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah gagal membayar utang, dipastikan tidak…

Superkrane Raih Kontrak Baru Rp 40 Miliar - Garap Dua Proyek PLTU

NERACA Jakarta – Di sisa akhir tahun 2018, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (Superkrane) belum lama ini mengantongi dua kontrak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…