Pendapatan Premi Manulife Capai Rp27 Miliar - Hingga Maret 2012

NERACA

Jakarta-- Manulife Financial mengklaim pendapatan preminya sudah mencapai Rp27 miliar hingga Maret 2012. Tentu saja pendapatan sebesar itu membuat perusahaan dapat memberikan surplus underwriting. "Kita sudah bisa memberikan surplus underwriting, pada 2009 hingga 2011 sudah mengalami surplus," kata Wakil Presiden Direktur Manulife Financial, Nelly Husnayati di Jakarta, Senin (18/6)

Lebih jauh kata Nelly, setiap tahunnya Manulife Financial membagikan surplus underwriting. Pada 2011 sekira Rp577 juta hanya untuk tahun tersebut. "Sisa pembagian surplus akan kembali ke cadangan modal baru, dan sebagian diberikan ke nasabah yang masih belum mengklaim," tambahnya

Nelly mengatakan, Premi dan dana kelolaan (AUM) per kuartal I-2012 sekira Rp1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp990 miliar. Di mana pertumbuhan AUM 15%. "Premi Manulife financial pada akhir 2011 sekira Rp2,6 miliar, yakni dari 2009 sampai Maret 2012 total premi sekitar Rp27 miliar lebih," ujarnya

Menurut Nelly, modal awal perseroan adalah sebesar Rp25 miliar. Lalu menjadi Rp43 milar akhir 2011. Serta mempunyai hasil investasi yield 16%-20% sampai Mei 2012, yakni pada akhir 2011 sebesar 16%.

Terkait dengan program Manulife Financial Unit Syariah, Nelly mengaku berencana menambah agen syariahnya untuk menyebarkan produk syariah. "Perkembangan potensi pasar syariah di Indonesia besar, banyaknya masyarakat muslim yang harus menyebarkan agency kami," tuturnya

Bahkan Nelly menambahkan, pertumbuhan bisnis syariah yang baik sekali, Manulife finance mempunyai 7.800 agen dengan 180 kantor cabang di 24 kota. "Dari 7.800 agency, yang menjual unit syariah masih sekira 10%. Agency kami dari 7.800 hampir 50% nonmuslim," jelasnya

Dikatakan Nelly, agen nonmuslim Manulife finance unit syariah, harus mempunyai bekal pengetahuan mengenai syariah, yang akan diberikan latihan-latihan mengenai syariah. **maya

BERITA TERKAIT

DPRD Jabar Apresiasi Capaian Pendapatan Sektor Pajak

DPRD Jabar Apresiasi Capaian Pendapatan Sektor Pajak  NERACA Bandung - DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi capaian pendapatan dari sektor…

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun  NERACA Tangerang - Nilai investasi di Kota Tangerang, Banten, mencapai Rp2,7 triliun hingga Mei…

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

KPK Diminta Usut Tuntas Kasus BLBI dan Bank Century

  NERACA   Jakarta - Sekitar 2.000 orang massa dari gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) kembali menggelar aksi di Gedung…

CIMB Niaga Gelar Customer Gathering

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyelenggarakan customer gathering bersama nasabah dan…

Kinerja untuk Atasi Depresiasi Rupiah Dinilai Tepat

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan kinerja yang dilakukan sejumlah lembaga dan kementerian…