Menengok Pagelaran Kebudayaan

NERACA

Budaya memang menjadi warisan sejarah yang sangat mahal harganya. Kebudayaan memang harus terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya, namun menjaga juga melestarikannya memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Mengenalkan kebudayaan kita kepada masyarakat luas memang menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak hanya itu, mengenalkan kebudayaan kita kepada negara juga bangsa lain menjadi salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan.

Peran masyarakat memang cukup besar dalam melestarikan budaya kita sendiri, khususnya kaum muda, lewat para pemudalah kebudayaan bisa terus dilestarikan, namun banyaknya budaya asing yang masuk dan menjadi budaya baru ini membuat budaya asli kita sulit diterima.

Sapulidi (Satuan Pemuda Lintas Daerah Indonesia) event organizer dan Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik IISIP Jakarta salah satunya. Kegiatan kepemudaan ini mencoba melestarikan kebudayaan lewat lomba-lomba dan kompetisi budaya juga pagelaran kebudayaan. Acara ini berjalan sangat ramai, antusiasme para pemuda-pemudi juga tergambar pada banyaknya pengunjung yang datang pada acara ini.

Acara ini ikut diramaikan Abang dan None 2012, Pembantu Rektor bidang akademik IISIP Jakarta Dra. Suryanjani Msi, dan I Wayan Sumindra S.sn dari Sanggar Gita Wahana Bhakti juga ikut datang pada acara ini.

Acara yang dimulai pukul 13.00 wib ini berjudul "Kompetisi Budaya Indonesia se-Jabodetabek 2012” dengan tema "Eksis Indonesiaku, Eksotis Budayaku."

Acara ini diselenggarakan 16 juni 2012 di Kampus Institut Ilmu Sosial Dan Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Acara ini diikuti empat tim tari dari tingkat sekolah menengah atas dan 10 peserta fashion show kreatif. Acara ini dibuka oleh paduan suara Buana Cipta Suara yang memakai 40 baju adat yang berbeda dan penampilan spesial dari Putu Ayu yang baru berumur 7 tahun dengan tarian Balinya. Acara ini sangat berjalan meriah, masing-masing tim tari sangat memperlihatkan keunggulannya masing-masing, begitu juga dengan peserta fashion show kreatif, antusiasme sangat terlihat di setiap peserta dalam memeragakan pakaiannya yang bertemakan kebudayaan ini.

Memang tak banyak masyarakat yang masih peduli dengan budayanya ataupun budaya asli Indonesia, sebagaian orang lebih memilih untuk mengikuti budaya asing karena lebih terlihat keren dan tidak tertinggal zaman. Kalo bukan kita yang melestarikan, menjaga juga mengenalkan budaya kita, lalu siapa lagi. Padahal bangsa-bangsa asing berlomba-lomba untuk belajar dan mengenal budaya asli Indonesia, bahkan mereka sangat antusias dalam belajar juga mengenal budaya Indonesia. Budaya kita memang sering diakui oleh negara lain, hal ini terjadi karena kurangnya perhatian dari bangsa kita sendiri. Menjaga juga melestarikan budaya adalah tanggung jawab kita bersama, perhatikanlah sebelum semua punah dan hilang diambil bangsa lain.

BERITA TERKAIT

Menengok Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2018

  Oleh : Indah Rahmawati Salam, Mahasiswi IAIN Kendari Arus mudik Lebaran Idul Fitri sudah mulai terasa. Para perantau yang…

Menengok Wisata Banda dari KM Pangrango

Festival Banda bakal terasa spesial. Memperingati 350 tahun Perjanjian Breda, Indonesia mengajak Konsulat Jenderal (Konjen) berlayar sekaligus mengikuti seminar dari…

Menengok Perekonomian pada Tahun Politik

Oleh: Citro Atmoko Dua tahun ke depan disebut sebagai tahun politik. Pada tahun 2019 rakyat akan memilih kembali Presiden RI,…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kemenpar Luncurkan Diskon dan Lomba Jelang Asian Games 2018

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meluncurkan Voting Atlet Favorit dan Lomba Video Pesona Asian Games 2018 di lobby utama Gedung…

Menjelajahi Alam Papua Barat

Provinsi Papua Barat menjadi daerah yang memiliki hutan tropis terluas di Indonesia, bahkan diperkirakan menjadi yang terluas di dunia. Belum…

Kota Bunga Tomohon Gelar Festival Seru di Bulan Agustus

Tomohon International Flower Festival (TIFF) kembali digelar di kota Tomohon, Sulawesi Utara, mulai 8-12 Agustus 2018. TIFF 2018 mengangkat tema…