Merencanakan Belanja Bulanan

NERACA

Merencanakan pengeluaran untuk berbelanja bukanlah masalah yang cukup mudah. Mengatur keuangan menjadi sangat penting saat kita ingin berbelanja. Apalagi apabila kita punya obsesi untuk berlibur ke Bali, misalnya, yang memerlukan dana tidak sedikit.

Saat berbelanja terkadang kita tidak pernah memikirkan berapa pemasukan kita dan berapa pengeluaran kita, apalagi saat kita melihat suatu barang yang sangat kita inginkan, semua yang telah kita rencanakan menjadi berubah dan pengeluaran menjadi sangat berlebihan.

Mengatur keuangan memang sangat penting, wajarnya bagi pegawai hanya menerima gaji sekali saja dalam sebulan, karena jarang sekali pegawai yang mau digaji per hari. Jadi untuk meneruskan kehidupan selanjutnya, mengatur keuangan menjadi hal yang sangat penting. Tidak hanya itu, mengatur keuangan dengan tepat juga dapat menghindarkan kita dari perilaku mengutang, mengutang memang tidak ada salahnya.Namun bila tidak perlu berutang, mengapa mesti berutang?

Berperilaku bijak adalah salah satunya untuk mengatur keuangan kita, memikirkan mana yang pantas kita beli karena kita butuhkan dan mana yang tidak kita pantas beli karena memang tidak kita butuhkan. Kekurangan uang sebenarnya bukan disebabkan oleh pemasukan yang kecil, namun lebih dikarenakan pengaturan dan perencanaan keuangan yang kurang tepat.

Berbelanja kebutuhan bulanan memang cukup penting, selain untuk menyiapkan kebutuhan kita kedepan, hal ini juga penting sebelum uang kita habis untuk keperluan yang kurang penting, jadi setidaknya kebutuhan kita sehari-hari sudah tercukupi.

Fleksibilitas sangat penting dalam menentukan pengeluaran atau perencanaan keuangan kita. Pada dasarnya pengeluaran yang dikeluarkan tidak selalu sama di setiap bulannya. Jadi buatlah anggaran yang fleksibel, artinya tidak perlu terlalu hemat namun jangan juga terlalu boros.

Ada baiknya juga jika Anda menyimpan uang untuk biaya tak terduga yang kemungkinan nantinya akan dibutuhkan, jadi fleksibilitas diperlukan untuk mengikuti pola pengeluaran kita, tentunya bukan untuk berprilaku boros.

Menentukan kategori pengeluaran pun menjadi salah satu hal yang sangat penting. Untuk biaya sewa atau hipotek dan tagihan harus berada dalam kategori yang sama, sedangkan kategori lainnya yang mencakup makanan, transportasi, hiburan, dan tabungan, dibuat dalam kategori yang berbeda. Dengan begitu pengeluaran Anda akan lebih teratur dan dapat lebih mudah membandingkannya dengan pengeluaran di bulan-bulan sebelumnya.

Terkadang kita juga lupa apa yang kita beli saat kita sudah sampai di tempat kita berbelanja, hal inilah yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita. Akhirnya barang-barang yang sudah kita rencanakan tidak jadi terbeli. Buat Daftar Pengeluaran Setiap pengeluaran, baik untuk kebutuhan pokok maupun sekunder harus dimasukkan ke dalam daftar khusus. Misalnya, biaya listrik, air, gas. Jangan lupa untuk memasukkan pengeluaran non pokok dengan jumlah tidak tetap setiap bulannya. Misalnya dana untuk jalan-jalan ke mal, makan di restoran dan lain sebagainya. Jadi, simpanlah segala macam struk belanja Anda agar dapat mengetahui rincian pengeluaran kita.

Namun memang tidak semudah terlihatnya, menghemat pengeluaran adalah salah satu hal yang sulit, apalagi bila kita tidak mau merubah prilaku boros kita. Buatlah perubahan keuangan dengan melihat letak di mana Anda dapat menghemat pengeluaran dan di mana harus memiliki lebih banyak uang yang tersedia.

Jadilah realistis dengan tujuan pengeluaran. Jika Anda biasanya menghabiskan Rp 3 juta per bulan untuk belanja bulanan, jangan berharap untuk bisa mengubahnya dengan mengurangi biaya pengeluaran tersebut menjadi Rp 1,5 juta. Gunakanlah cara lainnya, seperti mengurangi biaya untuk jalan-jalan ke mal.

Memiliki pendapatan yang berkecukupan atau bahkan berlebihan merupakan banyak impian orang-orang saat ini. Anda tentu memiliki keinginan dan cita-cita yang menyangkut finansial keluarga. Misalnya saja, ingin membeli rumah mewah, memiliki kendaraan pribadi lebih dari satu atau berlibur keliling dunia. Dengan adanya cita-cita tersebut dapat membantu mendorong Anda dan pasangan agar lebih bijak dalam mengatur anggaran rumah tangga. Oleh karena itu, sebaiknya mulai dari sekarang belajarlah untuk menyisihkan dana dalam bentuk rekening tabungan yang terpisah dari rekening untuk kebutuhan sehari-hari dan mulailah untuk berinvestasi.

BERITA TERKAIT

Adhi Karya Siapkan Obligasi Rp 2 Triliun - Danai Belanja Modal

NERACA Jakarta – Pendanaan lewat pasar modal masih menjadi skala prioritas bagi PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dalam mendanai ekspansi…

Kemenkeu Evaluasi Anggaran Belanja Barang

      NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan akan mengevaluasi anggaran untuk biaya belanja barang termasuk di dalamnya biaya…

KRAS Anggarkan Belanja Modal US$ 390 Juta

NERACA Jakarta – Tahun depan, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar US$ 390…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bandung Berharap Dikunjungi 7 Juta Turis Tahun Ini

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan turis pada tahun ini bisa menembus angka 7 juta orang,…

Menikmati Semalam di Kota Ambon

Beberapa tahun belakangan ini, kawasan Indonesia Timur sedang ramai dikunjungi turis, baik dari dalam maupun luar negeri. Pesona alamnya yang…

Menengok Wisata Banda dari KM Pangrango

Festival Banda bakal terasa spesial. Memperingati 350 tahun Perjanjian Breda, Indonesia mengajak Konsulat Jenderal (Konjen) berlayar sekaligus mengikuti seminar dari…