Tambah Armada, Panorama Transportasi Tunda Bagikan Dividen

Neraca

Jakarta – Lantaran agresif terus berekspansi, membuat PT Panorama Transportasi Tbk (WEHA) menunda untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih perseroan tahun 2011. Keputusan tersebut sudah disetujui para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)

Direktur Keuangan Panorama Transportasi, Angreta Chandra mengatakan, pada tahun ini fokus perseroan adalah melakukan ekspansi dengan penambahan armada hingga akhir tahun 2012. "Sudah disetujui para pemegang saham tahun ini tidak ada pembagian dividen karena kami fokuskan dana yang ada untuk penambahan armada sebanyak 320 unit sampai akhir tahun 2012," katanya di Jakarta akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, dari perincian tambahan 320 unit yang ditargetkan pada tahun ini sebanyak 200 unit diantaranya adalah penambahan Taxi sementara 120 unit lagi untuk penambahan Europcar. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah dana untuk membeli armada baru, yaitu sebesar Rp 30 miliar untuk menambah 120 unit mobil rental dan Rp 68,4 miliar untuk pembelian 200 unit Hyundai Sonata seri i 45 sebagai armada taksi.

Menurutnya, dengan kehadiran armada baru tersebut, Panorama Transportasi optimis mampu meningkatkan kinerja keuangannya hingga 40% selama tahun 2012. Asal tahu saja, sampai bulan Mei 2012, Taxi sudah bertambah sebanyak 105 unit sementara Europcar penambahannya mencapai 15-20 unit. Maka dengan anggaran belanja modal atau capex yang sudah terealisasi untuk kebutuhan tersebut baik Taxi maupun Europcar sebesar Rp 35 miliar.

Sebagai informasi, perseroan di tahun ini menyiapkan anggaran belanja modal atau capex sebesar Rp 115 miliar dengan target pendapatan Rp 240,472 miliar atau naik 39,9% dibandingkan tahun 2011 yang sebesar Rp 171,766 miliar. Dan net income pun akan tumbuh 117,6% menjadi Rp 9,395 miliar. Untuk tahun 2012, perseroan akan menambah 400 unit armada taksi seiring permintaan pasar dan menargetkan pendapatan sebesar Rp240,4 miliar.

Pada akhir tahun 2011, perseroan berhasil membukukan net income sebesar Rp 4,316 miliar atau mengalami pertumbuhan 1409% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 286 juta. Kata Angreta Chandra, sumber capex sebesar Rp 115 miliar dengan rincian diantaranya, Rp 64,8 miliar berasal dari Bank Mandiri dan selebihnya didapatkan dari obligasi perseroan. Nantinya, penggunaan capex akan dialokasikan untuk penambahan 200 unit Taxi sebesar Rp 64,8 miliar, Car Rental & Limousine sebesar Rp 30 miliar, dan sisanya untuk pool sebesar Rp 20 miliar.

PT Panorama Transportasi Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transporasi darat terpadu dengan merek dagang "White Horse" dengan 5 lini usahanya yaitu, White Horse Deluxe Coach, White Horse Executive Taxi, Day Trans Executive Shuttle, dan Europcar Car Rental & Limousine, dan Gray Line. (bani)

BERITA TERKAIT

Astratel Tambah Konsesi Jalan Tol 147 Km

NERACA Jakarta - PT Astratel Nusantara (Astra Infra), lini bisnis infrastruktur PT Astra International Tbk (ASII) akan menambah hak konsesi…

Pemerintah Tambah Pembangkit Listrik Di Aceh

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merencanakan tambahan Pembangkit Listrik sebesar…

Tunda Kenaikan Tarif!

Seperti kita ketahui bahwa konsumsi masyarakat merupakan penyumbang terbesar bagi perekonomian Indonesia. Besaran kontribusi konsumsi terhadap total perekonomian RI mencapai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Nindya Karya Berencana Go Public di 2018

Bila tidak ada aral melintang, PT Nindya Karya (Persero) akan melakukan penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering…

Banyak Manfaat IPO - Perusahaan di Jambi Didorong Go Public

NERACA Jambi - Mendorong perusahaan lokal go public, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jambi menggelar roadshow dan mengedukasi manfaat…

Obligasi Dalam Negeri Diminati Investor Asing

Analis pasar modal dari Danareksa Sekuritas, Lucky Bayu Purnomo menilai bahwa instrumen investasi obligasi di dalam negeri masih diminati investor…