KUR Mikro BRI Melonjak Rp 8,2 Triliun

NERACA

Jakarta—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menggali potensi pasar kredit mikro nasional. Selain dapat mengangkat taraf hidup masyarakat dilevel paling bawah, kredit ini juga secara komersil memiliki potensi bisnis yang kuat.

Hal tersebut diutarakan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Bank BRI Djarot Kusumayakti di Jakarta. Djarot mengatakan, untuk itu pihaknya akan mengintensifkan pertumbuhan kredit mikro melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro. “Kita intensifkan sebab ekspansinya sangat menggembirakan,” ujar Djarot.

Dipaparkan Djarot, penyaluran KUR Mikro BRI tumbuh secara signifikan dari Rp 3,4 triliun di tahun 2009 hingga di bulan Maret 2012 telah mencapai Rp. 11.6 triliun.”Berarti ada lonjakan Rp 8,2 triliun,” ujar Djarot.

Dipaparkan Djarot, KUR Mikro ini rata-rata diberikan kepada wirausahawan yang belum bankable namun sudah memiliki usaha yang visible. “Mereka mendapatkan pembelajaran keuangan melalui KUR, untuk dapat berkembang menjadi wirausaha komersial seutuhnya, dan menjadi sumber bagi nasabah potensial Mikro komersial BRI di masa datang,” pungkas Djarot.

Bagusnya, lanjut Djarot, KUR ini juga rata-rata diberikan kepada pengusaha pemula. Sehingga program ini sangat tepat untuk menggenjot wirausahawan baru.”Kita butuh pengusaha-pengusaha baru untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Membahagiakan sebab, KUR Mikro ini menjadi bagian dari penciptaan wirausahawan baru,” ujar Djarot.

Bank BRI telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp 171,6 triliun, naik sebanyak 13,39% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 151,6 triliun. Sebanyak lebih dari 80% kredit Bank BRI di salurkan buat UMKM. Sisanya untuk sektor bisnis lainnya. **rin

BERITA TERKAIT

MMI Luncurkan Produk RDPT dan KIK-DINFRA - Targetkan Dana Kelola Rp 61 Triliun

NERACA Jakarta – Pasca merilis produk investasi alternatif yakni Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA) dan Reksa Dana Pendapatan…

Pembiayaan Lewat Fintech Diperkirakan Rp20 Triliun

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan jumlah penyaluran pinjaman oleh penyelenggara teknologi finansial (tekfin)…

Jack Ma: “Manusia Rp594 Triliun”

Dengan kepemilikan harta yang mencapai 270 miliar RMB (Rp594 triliun) menjadikan CEO Alibaba Group Jack Ma dan keluarganya sebagai orang…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Sempat Tertunda, BP Tapera Diharapkan Segera Beroperasi

      NERACA   Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) diharapkan akan segera beroperasi setelah mengalami penundaan…

Belanda dan Denmark jadi Negara Paling Siap - Keamanan Finansial bagi Pensiunan

        NERACA   Jakarta - Populasi penduduk lanjut usia terus menjadi tantangan bagi pemerintah negara di seluruh…

BTN Dorong Generasi Milenial Jadi Pengusaha Properti

      NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mendorong generasi milenial untuk menjadi pengusaha properti…