LPS Rate Tetap 5,5%

NERACA

Jakarta---Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan suku bunga penjaminan simpanan di bank umum dalam rupiah tetap sebesar 5,5% persen, dan bunga penjaminan dalam valas sebesar 1%. “Penjaminan untuk suku bunga simpanan di BPR dalam rupiah tetap sebesar maksimal 8%. Suku bunga penjaminan ini berlaku untuk periode 15 Juni sampai dengan 14 September,” kata Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS Mirza Mochtar di Jakarta, Rabu,13/6

Mirza Mochtar mengatakan, keputusan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan ini didasari kinerja perekonomian domestik yang stabil terlihat dari tingkat inflasi bulan ke bulan sebesar 0,07% pada Mei lalu.

Selain itu, kondisi likuiditas di pasar uang domestik yang cukup baik ditunjukkan masih rendahnya yield instrumen investasi jangka menengah dan panjang maupun di Pasar Uang Antar Bank.

Kondisi likuiditas perbankan yang masih longgar dan tren biaya dana yang menurun terlihat dari data biaya dana rata-rata tertimbang perbankan pada April 2012 sebesar 4,33% dibandingkan Maret 2012 sebesar 4,44%.

Sesuai ketentuan LPS, apabila tingkat bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga wajar maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga wajar yang berlaku dengan menempatkan informasi mengenai tingkat bunga wajar pada tempat yang mudah diketahui nasabah penyimpannya. **maya

BERITA TERKAIT

BEI Pastikan Tidak Pengaruh Ke Pasar Saham - Lagi, BI Rate Naik

NERACA Jakarta – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menegaskan, kembali dinaikkannya acua suku bunga bank sebesar…

Tetap Sehat kala Begadang Nonton Piala Dunia 2018

Laga Piala Dunia 2018 semakin sengit dan sayang untuk dilewatkan. Pertandingan sepak bola itu kebanyakan berlangsung di malam hari saat…

Mahfud: KPK Harus Tetap Jadi Lembaga Khusus

Mahfud: KPK Harus Tetap Jadi Lembaga Khusus NERACA Jakarta - Pakar hukum tata negara Mahfud MD menyatakan bahwa Komisi Pemberantasan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

KPK Diminta Usut Tuntas Kasus BLBI dan Bank Century

  NERACA   Jakarta - Sekitar 2.000 orang massa dari gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) kembali menggelar aksi di Gedung…

CIMB Niaga Gelar Customer Gathering

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyelenggarakan customer gathering bersama nasabah dan…

Kinerja untuk Atasi Depresiasi Rupiah Dinilai Tepat

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan kinerja yang dilakukan sejumlah lembaga dan kementerian…