Nilai Transaksi TEI 2012 Ditargetkan US$2 Miliar - Meningkat 5 Kali Lipat

NERACA

Jakarta - Ekspor merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk citra produk Indonesia sebagai sebuah bangsa dan negara. Produk berkualitas yang diakui dunia karena penguatan teknologi, kekuatan desain, inovasi dan kreatif akan membawa dampak terhadap peningkatan daya saing produk tersebut.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan bahwa pemerintah ingin menjadikan Trade Expo Indonesia (TEI) sebagai agenda pameran internasional tahunan yang menampilkan produk berkualitas dan bergengsi dari dalam negeri.

Tak tanggung, dia menargetkan nilai transaksi TEI 2012 hampir 5 kali lebih tinggi dibanding tahun 2011, yaitu US$2 miliar, tahun sebelumnya total nilai transaksi TEI sebesar US$464,5 juta. “Saya rasa harus optimis, sekalian biar boombastis dan realistis target nilai transaksi tahun ini capai US$2 miliar, kalau kita bersama-sama berjuang, kenapa juga harus takut dengan target tersebut. Semangatnya juga untuk meningkatkan ekspor dan kemampuan daya saing dengan nilai tambah,” ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (13/6).

Penyelenggaraan TEI ke‐27 tahun ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus meningkatkan ekspor, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan perekonomian negara. “Penyelenggaraan TEI tahun ini bertujuan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja ekspor nasional Indonesia ke negara‐negara tradisional, serta upaya peningkatan diversifikasi pasar ekspor ke negara‐negara non tradisional, seperti negara‐negara Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin,” terang Gita.

Tingkatkan Kualitas

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) terus melakukan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pameran yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pameran, hingga memberikan perhatian khusus pada layanan pasca pelaksanaan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pameran yang akan berdampak pada transaksi dagang dan peningkatan citra produk Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami mengatakan dalam menjaring buyers yang potensial dan berkualitas, Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan seluruh kantor perwakilan di luar negeri, baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

TEI 2012 akan menampilkan berbagai macam produk ekspor yang mempunyai nilai tambah dengan merek terbaik bangsa. Disamping itu, TEI juga menawarkan antara lain sejumlah produk jasa tenaga kerja terampil yang memenuhi standar internasional. TEI sebagai sarana untuk mempertemukan para produsen nasional hingga para pembeli internasional dalam upaya meningkatkan jejaring bisnis. Melalui TEI, Indonesia dapat menampilkan produk‐produk terbaiknya yang senantiasa dinantikan oleh para pengusaha Indonesia maupun pembeli mancanegara.

Produk‐produk yang akan ditampilkan pada TEI 2012, antara lain komponen otomotif, kakao, kopi, minyak kelapa sawit, peralatan listrik, alas kaki, furnitur, karet dan produk karet, tekstil dan produk tekstil, minyak atsiri, kerajinan tangan, obat‐obatan herbal, perhiasan dan aksesoris, kulit dan produk kulit, makanan olahan, produk pertanian, bahan bangunan, bahan kimia, makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, barang pecah belah, produk kertas, serta peralatan olah raga. Selain produk utama dan potensial, juga akan ditampilkan bidang jasa seperti tenaga kerja terlatih, pertambangan, serta perbankan dan asuransi.

BERITA TERKAIT

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945"

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945" NERACA Sukabumi - Alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) bersama…

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945"

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945" NERACA Sukabumi - Alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) bersama…

MNC Sekuritas Bidik Transaksi Harian Rp 300 Miliar - Genjot Investor Ritel

NERACA Jakarta - PT MNC Sekuritas menargetkan nilai transaksi harian tahun ini sekitar Rp200-300 miliar. Artinya secara market share, transaksi…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Ekspansi Bisnis - Setelah ASEAN dan Asia Selatan, INKA Mulai Rambah Pasar Afrika

NERACA Jakarta – PT Industri Kereta Api (Persero) mulai merambah pasar di Benua Afrika sebagai ekspansi bisnis setelah memasarkan produk…

Berdasarkan Data KKP - Hingga Oktober 2017, Ekspor Produk Perikanan US$ 3,62 miliar

NERACA Jakarta – Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ekspor produk perikanan Indonesia tercatat sebesar US$ 3,62…

Indonesia-Tanzania Tingkatkan Relasi Perdagangan

NERACA Jakarta – Dubes RI untuk Tanzania Ratlan Pardede melakukan pertemuan dengan Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein pada Jumat (24/11)…