Laba Bersih PermataBank Syariah Capai 314%

NERACA

Jakarta--Unit usaha syariah PT Bank Permata Tbk dengan kode bursa BNLI, PermataBank Syariah, hingga kuartal I-2012 membukukan laba bersih Rp58,5 miliar atau meningkat 314% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp14,1 miliar.

Direktur Retail Banking BNLI, Lauren Sulistiawati, mengungkapkan di Jakarta, Rabu, sebagai unit usaha, PermataBank Syariah memberikan kinerja yang sangat baik pada tiga bulan pertama 2012. "Kami mempunyai permodalan yang kuat dan likuiditas yang baik," katanya.

Seiring peningkatan laba bersih, kinerja operasional juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu naik 310% menjadi Rp59,6 miliar. Di sisi lain, ujarnya, pembiayaan yang disalurkan PermataBank Syariah juga tumbuh 151% menjadi Rp3,98 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,58 triliun.

Sementara itu, untuk jumlah total aset secara konsolidasi pada tiga bulan pertama 2012 tercatat mencapai Rp7,01 triliun, atau melesat 166% dibandingkan dengan periode yang sama 2011 yang sebesar Rp2,64 triliun. "Jumlah aset ini mengukuhkan posisi PermataBank Syariah sebagai unit usaha syariah terbesar pada industri perbankan syariah Indonesia pada kuartal I-2012 ini," imbuhnya.

Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat hingga 180 persen menjadi Rp4,95 triliun, di mana tabungan dan giro membukukan kenaikan yang masing-masing sebesar 219% dan 158% menjadi Rp2,45 triliun dan Rp439 miliar.

Untuk deposito juga meningkat 149% menjadi Rp2,09 triliun pada akhir Maret 2012, sehingga dengan demikian komposisi dana murah (CASA) mencapai 58% dari total simpanan dana masyarakat di PermataBank Syariah. **maya

BERITA TERKAIT

Ekonomi Syariah Seharusnya Sudah "Hidup"

Oleh: Ahmad Buchori Perekonomian syariah seharusnya sudah "hidup" di Indonesia dan memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, bahkan dalam pasar…

BSM Raih Penghargaan Bank Syariah Ritel Terkuat di Asia Pasifik

    NERACA   Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) meraih penghargaan di segmen perbankan ritel dari Cambridge Analytica…

Laba Indosat Ooredoo Tumbuh 29%

NERACA Jakarta - Di sembilan bulan pertama tahun ini, PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) meraup untung Rp1,09 triliun atau tumbuh…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Andalan Finance Targetkan Pembiayaan Rp4,3 Triliun

NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) melakukan penandatanganan perubahan kesembilan perjanjian pemberian fasilitas perbankan yaitu fasilitas term…

The Fed akan Lanjutkan Kenaikan Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Beberapa pejabat Bank Sentral AS atau Federal Reserve AS memperkirakan bahwa bank sentral…

Rebranding, Bank Kaltim Ubah Nama jadi Bankaltimtara

    NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur atau Bank Kaltim, Rabu, resmi berganti nama menjadi…