Radiant Utama Bagikan Dividen Rp 3 Miliar

NERACA

Jakarta - Emiten migas, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) akan membagikan dividen tahun buku 2011 sebesar Rp 4 per saham atau total Rp 3 miliar. Keputusan itu telah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Presiden Direktur Radiant Utama, Sofyan Farisyi mengatakan pembagian dividen akan dilakukan pada Juli 2012. "Untuk sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan digunakan sebagai laba ditahan,"katanya di Jakarta, Selasa (12/6).

Seperti diketahui pada 2011, perusahaan membukukan laba bersih senilai Rp 3,24 miliar. Laba ini turun dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 12,82 miliar. Meski mengalami penurunan laba bersih, perseroan mampu mencatatkan pendapatan senilai Rp1,16 triliun, atau meningkat dibanding periode sama 2010 sebesar Rp1,04 triliun.

Sementara itu perseroan juga menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2012 sebesar Rp 46,5 miliar. Sofyan menjelaskan capex tersebut akan digunakan perseroan untuk akan digunakan perseroan untuk investasi penambahan alat-alat."Kami akan melakukan penambahan alat-alat, untuk capex sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menyiapkan belanja modal sekitar 4% dari total pendapatan 2011 yang sebesar Rp 1,16 triliun," ujarnya.

Perseroan optimis dapat mencapai pendapatan sesuai target. "Dari penjualan, kami targetkan tahun ini bisa mencapai Rp 1,4 sampai Rp 1,5 triliun. Dan per Mei 2012, penjualan kami sudah mencapai Rp 400 miliar jadi kami optimis hingga akhir tahun bisa menembus target tersebut," pungkasnya. (didi)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…