Mandiri Kucurkan Kredit Ke Margabumi - Biayai Tol Gempol-Pandaan Rp817 M

NERACA

Jakarta---Bank Mandiri bertindak sebagai pemimpin sindikasi dan penjamin dalam penyaluran kredit sebesar Rp817 miliar kepada anak perusahaan Jasa Marga, PT Margabumi Adhikaraya untuk membiayai pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan di Jawa Timur. Kredit sindikasi tersebut disalurkan Bank Mandiri bersama Bank DKI, Bank Jabar Banten (BJB) dan Bank jatim.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi berjangka waktu 15 tahun itu dilakukan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok , Direktur Bank DKI Mulyatno Wibowo, Direktur Komersial Bank BJB Entis Kushendar, Direktur Utama Bank Jatim Hadi Sukrianto dan Direktur Utama PT Margabumi Adhikaraya Setiyono di Jakarta, Selasa.

Pada pembiayaan sindikasi untuk mendukung pembangunan jalan tol dengan total pembiayaan bank sebesar Rp817 milyar tersebut, Bank Mandiri memberikan kontribusi sebesar Rp467 miliar, Bank DKI sebesar Rp150 miliar, untuk Bank BJB dan Bank Jatim masing-masing menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan, sindikasi pembiayaan jalan tol ini menunjukkan komitmen perbankan dalam mendorong sektor riil melalui pengembangan infrastruktur. "Kami berharap aliansi yang dilakukan perbankan nasional ini dapat membantu mengatasi permasalahan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia, yang seringkali menjadi hambatan dalam mendorong peningkatan aktivitas ekonomi," kata Fransisca.

Pembangunan jalan tol tersebut akan menambah sarana infrastruktur transportasi yang terintegrasi dengan jalan tol lainnya di wilayah Jawa Timur yang diharapkan dapat memperlancar arus transportasi dan dapat berdampak pada pertumbuhan sektor riil.

Bank Mandiri memiliki perhatian yang kuat dalam mendukung pembangunan jalan tol. Pasalnya, jalan tol memiliki manfaat ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Hingga Maret 2012, pembiayaan Bank Mandiri di sektor infrastruktur mencapai Rp35,78 triliun, meningkat 29.3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,68 triliun.

Dari portofolio kredit tersebut, pembiayaan untuk pembangunan jalan tol mencapai Rp11,02 triliun, tumbuh sekitar 10% dari penyaluran pada Maret 2011 yang sebesar Rp10,02 triliun.

Menurut Direktur Utama PT Margabumi Adhikaraya Setiyono ruas jalan tol Gempol - Pandaan sepanjang 13,61 km ini diharapkan untuk seksi I sudah dapat digunakan pada tahun 2014 sedangkan untuk seksi II diharapkan dapat digunakan 2018.

Nantinya, ruas tol ini akan tersambung dengan Tol Gempol - Pasuruan dan Tol Porong - Kejapanan yang merupakan relokasi Tol Surabaya - Gempol akibat terendam lumpur lapindo.

Ruas jalan tol Gempol - Pandaan akan memudahkan akses masyarakat maupun industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya menuju lokasi-lokasi strategis seperti, Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak, sehingga, dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Timur. *cahyo

BERITA TERKAIT

Presiden: Bank Jangan Hanya Kumpulkan DPK - KREDIT PERBANKAN 2017 TUMBUH 8% LEBIH

Jakarta-Presiden Jokowi mengingatkan kinerja para bankir untuk lebih memacu penyaluran kredit ketimbang fokus pengumpulan dana masyarakat di tengah upaya pemerintah…

APBN Cuma Biayai 8,7% Infrastruktur - PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR MELAMBAT SETELAH ORBA

Jakarta-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas mengungkapkan, dana APBN hanya dapat membiayai 8,7% dari total kebutuhan di sektor infrastruktur, sementara negara…

AXA Mandiri Pasarkan Produk Anyar MEP Syariah - Gandeng Bank Syariah Mandiri

NERACA Jakarta – Memanfaatkan potensi pasar asuransi syariah, PT AXA Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) di awal tahun 2018 sudah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jamkrindo Kerjasama dengan LPDB KUMKM

  NERACA   Surabaya - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) melakukan perjanjian kerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir -…

Rabobank Indonesia Buka Kantor Cabang di Bandung

    NERACA   Bandung - Rabobank Indonesia (PT Bank Rabobank International Indonesia) meresmikan Kantor Cabang Bandung RE Martadinata yang…

OJK Larang Jasa Keuangan Terlibat Bitcoin

      NERACA   Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang lembaga jasa keuangan di Bali terlibat memanfaatkan dan…