Korupedia, Situs untuk Melawan Koruptor

NERACA

Tranparency International Indonesia meluncurkan laman web yang didedikasikan sebagai ensiklopedia terbuka tentang korupsi dan koruptor di Indonesia sebagai upaya melawan praktik tindak pidana korupsi yang merajalela di Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) TII Teten Masduki mengatakan Korupedia adalah situs Ensiklopedia Korupsi di Indonesia, diluncurkan ke tengah-tengah pembaca online, khususnya pemerhati masalah-masalah korupsi di Indonesia.

Walaupun banyaknya koruptor atau orang yang dicurigai telah melakukan tindak pidana korupsi telah ditangkap atau sedang dalam proses pemeriksaan, namun korupsi di Indonesia makin hari sepertinya tidak ada tanda-tanda surut bahkan makin meningkat.

Menurut data Transparency International, Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perception Index/CPI) tahun 2011 yang dilakukan terhadap 183 negara di dunia tersebut, Indonesia menempati skor CPI sebesar 3,0, naik 0,2 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,8.Hasil survei tersebut berdasarkan penggabungan hasil 17 survei yang dilakukan lembaga-lembaga internasional pada 2011. Rentang indeks berdasarkan angka 0-10. Semakin kecil angka indeks menunjukkan potensi korupsi negara tersebut cukup besar.

Dalam indeks tersebut Indonesia berada di peringkat ke-100 bersama 11 negara lainnya yakni Argentina, Benin, Burkina Faso, Djibouti, Gabon, Madagaskar, Malawi, Meksiko, Sao Tome & Principe, Suriname, dan Tanzania. Sementara untuk kawasan Asia Tenggara, skor Indonesia berada di bawah Singapura (9,2), Brunei (5,2), Malaysia (4,3), dan Thailand (3,4).

Keadaan seperti tersebut di atas tentu saja membuat geram orang-orang yang mendambakan Indonesia bersih dari korupsi. Indonesia tidak akan bisa maju dengan membangun di segala sektor kehidupan dengan memanfaatkan uang yang dimiliki oleh negara jika masih ada orang yang melakukan perbuatan kotor tersebut.

Atas dasar kegeraman dan pernyataan perang terhadap korupsi maka Tranparency International Indonesia meluncurkan sebuah situs online yang memang secara khusus didedikasikan dalam bentuk ensiklopedia terbuka tentang korupsi dan koruptor di Indonesia. Peluncurannya dimaksudkan sebagai upaya melawan praktik tindak pidana korupsi.

Situs yang dibangun untuk perlawanan terhadap koruptor dan korupsi di Indonesia tersebut diberi nama atau title “Korupedia: Ensiklopedia Koruptor Indonesia” diluncurkan Selasa pada 12 Juni 2012.

Teten Masduki mengatakan bahwa situs online yang bertitel “Korupedia: Ensiklopedia Koruptor Indonesia” tersebut dibangun dengan didasarkan pada kesadaran akan pentingnya menghadapi dengan perlawanan dan tidak melupakan kejahatan yang pernah dan sedang dilakukan para koruptor. “Situs online ini dibangun dengan kesadaran akan pentingnya untuk tidak melupakan kejahatan yang pernah dilakukan seorang koruptor,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa landasan pijakan dan sumber data situs ini didasarkan kepada keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap atau inkracht.

Dengan mendasarkan kepada keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap atau inkracht ini maka dapat diketahui profil koruptor dan uraian perbuatan yang dilakukan sesuai dengan apa yang dituduhkan kepadanya.

BERITA TERKAIT

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga NERACA Bekasi - Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan cadangan…

Sinergi BUMN untuk Konektivitas Papua

  NERACA Jakarta -  Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) bersinergi dengan BUMN lainnya melakukan modernisasi layanan…

Sidang Kasus Suap Bakamla - Fayakhun Dapat "Fee" Untuk Buka Anggaran "Drone"

Sidang Kasus Suap Bakamla Fayakhun Dapat "Fee" Untuk Buka Anggaran "Drone" NERACA Jakarta - Angota Komisi I dari fraksi Partai…

BERITA LAINNYA DI

Sisa Kanal 3G Jadi Rebutan - Pemerintah Undur Jadwal Lelang

    NERACA Persaingan operator seluler makin tak terbendung. Peningkatan kualitas layanan serta tranformasi teknologi komunikasi adalah sebagian dari pemicunya,…

Operator Seluler Tangkap Peluang Ramadan - Momentum untuk Bersilaturahmi

Ramadan memberikan berkah tersendiri bagi operator. Ini dipicu karakter masyarakat Indonesia yang memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk bersilaturahmi maupun mempererat hubungan…

Kuota Habis, Internet Tetap Jalan

NERACA AlwaysOn, memberi keleluasaan mengakses internet tanpa khawatir dibatasi kuota maupun masa aktif yang terlalu singkat. Akses internet telah menjadi…