Kesejahteraan Rakyat Jadi Target Utama - Instruksi Puan

NERACA

Jakarta—Pemenangan Pilkada hingga Pilpres harus berdampak pada pewujudan cita-cita negara termasuk mensejahterakan kehidupan rakyat. Karena itu perjuangan PDIP terkait meloloskan Undang Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan penolakan kenaikan harga BBM subsidi adalah kerja kerja parpol.

Oleh karena itu, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, menyerukan instruksi partai agar seluruh struktur dan kader partai bekerja keras memenangkan semua pemilihan kepala daerah, Pemilu legislatif dan Pilpres 2014. Sebab memenangkan semua pertarungan politik itu adalah titik penting dalam mewujudkan mimpi Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian sesuai amanat Trisakti oleh Bung Karno.

Lebih jauh kata Puan, cita-cita negara dan gagasan Partai untuk rakyat dapat diwujudkan dengan memaksimalkan peran eksekutif dan legislatif, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional. "Sebagai sebuah negara demokrasi, kedua peran itu dapat dipegang Partai melalui kemenangan dalam Pemilihan Umum. Maka untuk mewujudkan cita-cita negara dan gagasan partai guna kesejahteraan rakyat, saya instruksikan seluruh jajaran PDI Perjuangan supaya bersiap memenangkan pilkada, pileg, dan pilpres 2014," kata Puan dalam amanahnya di Apel Siaga Memperingati Bulan Bung Karno, di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (10/6).

Namun, Puan menegaskan bahwa pekerjaan demikian akan lebih mudah dilakukan bila PDI Perjuangan mampu memenangkan Pilkada, Pileg, hingga Pilpres. Bahkan partai itu akan bisa membuat lebih banyak lagi untuk rakyat kecil bila menjadi partai pemenang. "Jiwa dan roh BK masih bersama kita. Saya yakin dari Banyumas ini, semangat ini akan menyebar ke seluruh Indonesia, membuat keadaan lebih baik bagi Indonesia.

Dikatakan Puan, dirinya meminta lebih banyak kader partai yang memperjuangkan aspirasi rakyat. Karena rakyatlah yang menjadi tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. “Indonesia akan selalu berharap kepada kita. Turunlah ke bawah, menyatu bersama rakyat," tandas dia.

Pada kesempatan itu, cucu Proklamator Soekarno itu mengatakan seluruh kader partai harus menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk menempatkan ide, gagasan dan cita-citanya sebagai sumber inspirasi dan motivasi menjadikan Indonesia yang berdaulat dan sejahtera. "Adakah kesejahteraan Indonesia ketika orang takut sakit, karena tidak punya biaya berobat? Adakah kesejahteraan Indonesia di masa depan ketika generasi penerus bangsa, anak-anak kita, dihadapkan dengan biaya pendidikan yang makin tidak terjangkau?,” ungkapnya.

Adalah kenyataan pahit bila saat ini kedaulatan dan kesejahteraan masih belum terasa nyata di kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia. "Lihat saja, adakah kedaulatan Indonesia ketika pekerja kita di luar negeri hidup menderita? Kita seharusnya cepat melindungi mereka," kata Puan.

Pada Apel Akbar Bulan Bung Karno itu, tercatat 12 ribu struktur PDI Perjuangan dari DPD Jawa Tengah yang menghadiri acara. Ditambah dengan masyarakat sekitar dan tamu undangan dari seluruh Indonesia, setidaknya 20 ribu orang berada hadir di Stadion Satria, Purwokerto, Jawa Tengah. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pertambangan Rakyat di Lebak Cegah Urbanisasi

Pertambangan Rakyat di Lebak Cegah Urbanisasi NERACA Lebak - Pertambangan rakyat di Kabupaten Lebak, Banten, mampu mencegah urbanisasi masyarakat pedesaan…

WSBP Bukukan Kontrak Rp 11,03 Triliun - Meleset Dari Target

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2017 kemarin, pencapaian kontrak baru PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) meleset dari target. Dimana…

Presiden Jokowi Minta Rakyat Kelola Kebhinekaan

Presiden Joko Widodo meminta rakyat untuk bersama mengelola kebhinekaan dan perbedaan di tahun politik agar Indonesia menjadi kekuatan besar dan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Fokus Perbaiki Indikator yang Masih Jelek - Indeks Kemudahan Berusaha

      NERACA   Jakarta - Pemerintah terus bertekad untuk memperbaiki peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) Indonesia,…

Konsumen FMCG Mulai Perhatikan Media Digital

      NERACA   Jakarta – Perusahan riset Kantar Worldpanel menyatakan bahwa lanskap media di Indonesia telah mengalami perubahan.…

Tak Hanya Diusut, KPK Diminta Sita Aset - Kasus BLBI

    NERACA   Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang…