Rights Issue BTN Tunggu Momentum Pasar Membaik

Neraca

Jakarta - Rencana Bank Tabungan Negara melakukan penawaran saham terbatas (rights issue) pada semester II tahun ini masih menunggu membaiknya pasar keuangan dunia yang kondisinya memburuk akibat krisis ekonomi di Zona Eropa. "Untuk 'rights issue' semua proses tetap kami lakukan. Namun, untuk waktunya kami lihat waktu yang tepat. Jadi, jika pasar membaik, kami akan masuk," kata Dirut Bank Tabungan Negara (BTN) Iqbal Latanro di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, waktu yang tepat untuk right issue adalah 6 bulan hingga Oktober mendatang dan masih dimungkinkan untuk memperpanjangnya jika belum menemukan waktu yang tepat, kalau itu tidak tercapai maka akan ada audit 1 bulan dan baru akan dilaksanakan pada bulan Desember 2012.

BTN juga telah menunjuk tiga perusahaan sekuritas sebagai underwriter. "Sudah ada tiga pemenang untuk right issue yang nanti (namanya) akan diserahkan ke rapat pemegang saham," lanjut Iqbal.

Kata Iqbal, tiga perusahaan yang ditunjuk adalah PT Danareksa Sekuritas, PT CIMB Securities Indonesia dan PT Indo Premier Securities. Underwriter dan internal selling agent yang dipilih adalah (perusahaan) domestik, dan mereka akan menjadi joint underwriter.

Bank Tabungan Negara (BTN) memastikan hanya menggelar penawaran saham terbatas sebanyak 10% saham, sementara Kementerian BUMN telah menyetujui pelepasan jumlah saham pemerintah lebih dari 10% dari 72,92% menjadi 60%.

Pada tahun ini, BTN berencana menggelar dua aksi korporasi dalam bentuk "rights issue" dan penerbitan kredit investasi kolektif efek beragun aset (KTK EBA). KIK EBA yang direncanakan pada kuartal IV/2012 ditargetkan Rp1 triliun.

Hingga triwulan I 2012, aset BTN tumbuh 30%, dana pihak ketiga tumbuh 33,67%, kredit dan pembiayaan tumbuh 24,51%, laba bersih 27,66%, NPL 2,22%, CAR 16,89%, NIM 5,93%, dan ROE 17,19%. (ria)

BERITA TERKAIT

Bank Syariah Mandiri Siapkan IPO di 2019 - Dinilai Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa bank syariah yang sudah go public atau mencatatkan sahamnya di pasar modal lewat penawaran umum…

Sharp Siap Rajai Pasar Pompa Air - Perkenalkan Empat Tipe Baru

NERACA Jakarta– Sesuai komitmen yang terus dijaga PT Sharp Electronics Indonesia untuk menjadi pangsa pasar nomor satu di tanah air,…

APLN Optimis Borneo Bay City Diserap Pasar - Geliat Infrastruktur di Kaltim

NERACA Jakarta – Selain ekspansi bisnis di luar pulau Jawa, seperti ke Batam, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) juga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…