Dividen BUMN Ditargetkan Rp 31 Triliun di 2012

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan setoran dividen untuk 2013 meningkat sebesar Rp200 miliar menjadi Rp31 triliun, bila dibandingkan dengan 2012 sebesar Rp30,8 triliun."Peningkatan kontribusi BUMN ini diharapkan dapat menunjang ekonomi nasional," kata Dahlan di Jakarta, Selasa (5/6).

Menurutnya, meningkatnya dividen ini adalah untuk membantu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2013. Walau BUMN sendiri sebenarnya membutuhkan dana besar untuk pengembangan usaha.

Dia mengusulkan untuk 2014 dividen sebesar Rp32 triliun atau meningkat 3,22% dibanding tahun sebelumnya Rp31 triliun. Selain dividen, setoran pajak BUMN tahun depan turut naik, yakni 8% menjadi Rp135 triliun, dibandingkan dengan tahun ini Rp125 triliun. Pada 2014, setoran pajak diusulkan sebesar Rp145 triliun.

Sementara itu, penyaluran dana kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) pada tahun depan masing-masing sebesar 80% dan 60%. Angka ini sama bila dibandingkan dengan tahun ini dan proyeksi 2014. "Kami perkirakan jumlah mitra binaan tahun depan itu sebanyak 850.000 unit, naik 50.000 unit dibanding tahun ini 800.000 unit," paparnya.

Untuk peningkatan nilai BUMN, Dahlan mengutarakan akan menggenjot pertumbuhan aset BUMN menjadi 10 persen dengan persentase pertumbuhan ekuitas 10%. Tahun ini, dia menargetkan sekitar tujuh BUMN siap untuk diprivatisasi.

Adapun tujuh BUMN yang akan diprivatisasi adalah PT Semen Baturaja Persero, PT BTN Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Industri Telekomunikasi Indonesia Persero, PT Industri Sandang Nusantara Persero, PT Industri Gelas Persero, dan PT Waskita Karya Persero. (bani)

BERITA TERKAIT

Puradelta Bagikan Dividen Rp 6,5 Per Saham

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) akan membagikan dividen interim tunai untuk tahun buku 2017. Puradelta mengungkapkan, pada 16 November, dewan…

Tekan Efisiensi, Holding BUMN Tambang Tidak Efektif

NERACA Jakarta –Keputusan pemerintah yang akan membuat holding BUMN sektor pertambangan masih dinilai skeptis dari pelaku pasar dan justru dinilai…

Gubernur Sultra Didakwa Rugikan Negara Rp4,325 Triliun

Gubernur Sultra Didakwa Rugikan Negara Rp4,325 Triliun NERACA Jakarta - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam didakwa merugikan keuangan negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pegadaian Bakal Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta –Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) senilai…

Bidik Akademisi, Citilink Gandeng ILUNI UI

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia kembali mengadakan kerjasama dengan organisasi alumni perguruan tinggi, kali ini dengan ILUNI UI (Ikatan…

KSEI Catatkan SID di Pasar Capai 1.09 Juta

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Frederica Widyasari Dewi mengungkapkan, jumlah investor yang tercatat di KSEI naik signifikan.…