BTN Proyeksikan Laba Bersih Rp3,7 Triliun

NERACA

Jakarta---PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) memproyeksikan laba bersih dalam empat tahun mendatang sekitar Rp3,709 triliun, ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp10,652 triliun. “Proyeksi keuangan hingga 2016 itu bila menggunakan harga "rights issue" Rp1.620 per lembar,” kata Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djayanto di Jakarta, Selasa, 5/6

Menurut Pandu, untuk laba operasional BTN dalam empat tahun mendatang diperkirakan sebesar Rp5,151 triliun. "Untuk itu, total aset BTN pada 2016 diperkirakan mencapai Rp228,460 triliun," tambahnya

Pada 2012 ini, pendapatan perseroan diproyeksikan sebesar Rp9,218 triliun dengan laba bersih Rp1,252 triliun. Laba operasional pada 2012 diharapkan sekiar Rp1,737 triliun.

BTN berencana menerbitkan saham baru sebanyak 1,515 miliar lembar saham dengan harga asumsi Rp1.620 per lembar saham. Dana yang dihimpun diharapkan sekitar Rp2,454 triliun. Dana ini direncanakan untuk mendukung ekspansi kredit perumahan yang diperkirakan tumbuh rata-rata 26% per tahun. "Pertimbangan privatisasi ini dilakukan menyusul ketentuan giro wajib minimum, di mana bank umum wajib menjaga GWM Primer sebesar 8% dan tambahan GWM-LDR sebesar 2,5% dari dana pihak ketiga. Dengan rata-rata pertumbuhan kredit 26% sesuai dengan RBB BTN, maka diperlukan adanya aksi korporasi untuk penguatan permodalan guna mempertahankan CAR di atas level 14%," paparnya.

BTN menargetkan kenaikan rasio kecukupan modal atau "capital adequacy ratio" (CAR) akhir 2012 menjadi 20 persen untuk mendukung ekspansi bisnis. Dalam tiga bulan pertama 2012, CAR BTN tercatat 16,89%. **cahyo

BERITA TERKAIT

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Raperda LPJ APBD Rp3,3 Triliun Walikota Depok Ditolak Fraksi - Diusulkan Agar DPRD Bentuk Pansus

Raperda LPJ APBD Rp3,3 Triliun Walikota Depok Ditolak Fraksi Diusulkan Agar DPRD Bentuk Pansus NERACA Depok - Meski baru saja…

Kemensos Pede Kenaikan PKH Rp32 Triliun Disetujui DPR

    NERACA Jakarta – Kementerian Sosial optimistis kenaikan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) hingga dua kali lipat mencapai Rp32…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertumbuhan Kredit Juni Double Digit

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada Juni 2018 masih di…

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

BI Sebut Ada Capital Inflow Rp6 Triliun - Bunga Acuan Naik

      NERACA   Jakarta - Modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara sebesar Rp6 triliun setelah imbal hasil…