BNI Bantu UKM Muara Angke Rp22 Miliar

NERACA

Jakarta--Bank Negara Indonesia (BNI) meresmikan Kampoeng Nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara untuk mengembangkan usaha kecil berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Untuk meningkatkan usaha, BNI telah menyalurkan total kredit sebesar Rp22,1 miliar kepada 80 usaha kecil di kawasan Muara Angke dan Desa Tambak Sumur Kabupaten Karawang," kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Jakarta, Selasa.

Gatot berharap melalui program Kampoeng BNI Pengelolaan Hasil Perikanan Tangkap (PHPT) di Muara Angke dan Kampoeng BNI Bandeng di Karawang dapat meningkatkan usaha para nelayan dan pemindang ikan agar dapat memberi nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan hidup.

Selain kemitraan yang berbentuk fasilitas pembiayaan maupun penyaluran pinjaman, BNI juga melakukan pembangunan kapasitas agar para nelayan bisa menambah pengetahuan dan meningkatkan daya saing hasil usahanya. Sejumlah bantuan yang diberikan BNI kepada masyarakat Muara Angke antara lain tong sampah, gerobak ikan, sarana masjid dan alat pengelolaan air bersih.

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa.

Sharif menilai kendala yang dihadapi nelayan saat ini adalah keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha perikanan. Dia menjelaskan bahwa data dari BI menunjukan total penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah di bidang kelautan perikanan baru mencapai 0,7% dari seluruh total kredit UMKM yang bernilai Rp2,6 triliun. "Perkembangan kelautan dan perikanan pada 2012 akan terfokus kepada nilai tambah produk untuk meningkatkan daya saing, dimana hal itu ditempuh melalui kebijakan kelautan dan perikanan," kata Sharif. **maya

BERITA TERKAIT

Anabatic Incar Akuisisi Tiga Perusahaan - Siapkan Capex Lebih Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menganggarakan belanja modal (capex) lebih dari Rp 100 miliar untuk ekspansi bisnis…

NU Care - Lazisnu Bantu Korban Banjir Bandang Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, Banjir bandang yang menerjang permukiman dan lahan pertanian di daerah Lombok Timur, menjadi perhatian khusus NU Care -…

Dwi Guna Laksana Bidik Dana IPO Rp 434 Miliar

Perusahaan tambang batu bara dan jasa pelabuhan, PT Dwi Guna Laksana (DGL) berencana melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertemuan IMF dan World Bank Bakal Beri Keuntungan untuk Indonesia

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia menyatakan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang berlangsung…

Rp2.869 Triliun Dana Perbankan Dimiliki Hanya 239 Orang

      NERACA   Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan sekitar 55,8 persen pemilik rekening…

Randi Anto Jabat Dirut Jamkrindo

      NERACA   Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengangkat Randi Anto sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum…