ADB-RRC Fokus Proyek Pertumbuhan Hijau

NERACA

Jakarta---Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Republik Rakyat China (RRC) telah menandatangani persetujuan strategi kemitraan yang akan fokus pada proyek inovasi, di mana ADB berperan mempromosikan pertumbuhan ekonomi hijau. "RRC telah mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat dalam tiga dekade terakhir, tetapi masih tersisa tantangan pembangunan yang penting. Kemitraan ADB-RRC adalah berdasarkan inovasi dan pembangunan dan saling membagi pengetahuan, pengalaman manajemen, teknologi, dan praktik terbaik internasional," kata Wakil Presiden ADB Stephen P Groff dalam rilis ADB yang diterima di Jakarta, Senin.

Dengan kemitraan itu, ADB dapat memainkan peran penting sebagai katalis dalam mengatasi kemiskinan, kesenjangan pendapatan, ketimpangan regional, dan mempromosikan ekonomi minim karbon-intensif.

Selain itu, ujar dia, strategi kemitraan ADB-RRC juga dinilai selaras dengan prioritas Rencana Lima Tahun RRC 2011 - 2015, khususnya dalam upaya menggerakkan jalan menuju jalan pertumbuhan yang lebih hijau dan inklusif di negara tersebut.

Strategi tersebut, lanjutnya, juga merefleksikan peran RRC yang berubah sebagai negara berpendapatan menengah yang terus meningkat dengan pesat, dengan penekanan yang berkembang dalam hal pembagian ilmu pengetahuan untuk mempromosikan kerja sama Selatan-Selatan.

Ia memaparkan, strategi baru dibangun dalam tiga pilar yaitu pertumbuhan inklusif, pertumbuhan berkelanjutan yang ramah lingkungan, dan kooperasi-integrasi regional.

Kemitraan itu juga akan fokus dalam bidang sumber daya alam dan pertanian, energi, transportasi, dan pembangunan perkotaan dengan memberikan pinjaman dan bantuan teknis yang berfokus pada teknologi baru, pembangunan sosial hijau, dan meningkatkan sinergi dengan program kooperasi-integrasi regional. **cahyo

BERITA TERKAIT

Intiland Bangun Proyek Hunian Subsidi FLPP - Gandeng Pengembang Lokal

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk komitmen mendukung pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan lewat program satu juta rumah dan juga memberikan…

BI : Pertumbuhan Kredit 2017 Capai 8,1%

  NERACA Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Erwin Rijanto, Jumat, mengatakan pertumbuhan tahunan kredit perbankan sepanjang 2017 sebesar…

Aspek Fundamental dan Perilaku Jadi Penting - BERPENGARUH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI

Jakarta-Reposisi sektor jasa keuangan dalam mendukung perekonomian suatu negara, sudah seharusnya memperhatikan aspek fundamental maupun perilaku. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi memiliki…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Fokus Perbaiki Indikator yang Masih Jelek - Indeks Kemudahan Berusaha

      NERACA   Jakarta - Pemerintah terus bertekad untuk memperbaiki peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) Indonesia,…

Konsumen FMCG Mulai Perhatikan Media Digital

      NERACA   Jakarta – Perusahan riset Kantar Worldpanel menyatakan bahwa lanskap media di Indonesia telah mengalami perubahan.…

Tak Hanya Diusut, KPK Diminta Sita Aset - Kasus BLBI

    NERACA   Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang…