BPS Khawatirkan Harga Barang Ikut Terkerek - Gaji PNS Naik 10%-15%

Gaji PNS Naik 10%-15%

BPS Khawatirkan Harga Barang Ikut Terkerek

Jakarta—Badan Pusat Statistik mengkhawatirkan rencana Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang akan menaikkan harga barang saat ada kenaikan gaji PNS/TNI/Polri. Tindakan tersebut takkan menghentikan inflasi. “Kalau dinaikkan harga barangnya, ya kalau cara berpikir seperti itu kayak circle, maka inflasi tiada henti," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan kepada wartawan di Jakarta,23/3.

Padahal kata Rusman, kenaikkan gaji PNS, TNI/Polri pada April 2011 yang rata-rata 10% ini adalah semata-mata untuk menetralisir inflasi yang terjadi pada 2010, dimana hampir mendekati 7%. "Yang dilakukan pemerintah itu untuk menetralisir inflasi. Jadi itu bentuk kompensasi dari inflasi yang terjadi," tambahnya.

Yang jelas, kata Rusman, dengan penerapan kenaikan gaji dan inflasi tersebut. Maka masyarakat masih bisa menikmati kelebihan penghasilannya sebesar 3%. "Inflasi itu musuh bersama yang menggerus income kita, selama lebih tiggi, masih ada kenaikan riil, jadi masih menikmati income kita karena menikmati kenaikan riil yang sekarang lebih 3%," jelasnya.

Namun, lanjut Rusman, rencana APPSI yang mau menaikkan harga barang sekitar 3 % maka upaya pemerintah untuk menetralisasi inflasi tersebut akan sia-sia, bahkan masyarakat pun tidak dapat menikmati kenaikan gajinya.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif APPSI Mujiburrohman mengakui akan ada rencana menaikkan harga barang-barang. Alasanya selama ini para pedagang pasar menahan kenaikan harga barang yang disumbang dari biaya ongkos dan jasa angkut termasuk pengutan lainnya. “Selama ini kita tahan kenaikan barang, padahal sudah ada tekanan dari ongkos dan jasa angkut,”terangnya.

Oleh karena itu, kata Mujib, para pedagang akan menaikan harga sambil menunggu momen yang tepat salah satunya saat kenaikan gaji PNS dan TNI/POlri. "Mereka menunggu momen yang ditahan,”tegasnya.

Hanya saja, lanjut Mujib, pemerintah jangan salah paham terkait momen ini. Karena menaikkan harga barang sekedar merasionalisasikan kenaikan. “Jangan dianggap momen ini pedagang mendapat keuntungan besar tapi mencoba merasionalisasikan yang selama ini ditahan. Kenaikan gaji PNS ini sebagai momen," tandasnya.

Seperti diketahui, PNS dan anggota TNI/Polri bakal mendapat rapelan kenaikan gaji mulai 1 April 2011. Kenaikan gaji sebesar 10-15% ini sudah disetujui pemerintah. Sejak Oktober 2010, DPR dan Kementerian Keuangan telah sepakat untuk meningkatkan belanja pegawai sebesar Rp 18 triliun dalam APBN 2011. Total belanja pegawai di 2011 naik menjadi Rp 180 triliun dari Rp 162 triliun di 2010.

Namun kenaikan gaji PNS, TNI dan Polri itu akan segera diikuti oleh kenaikan harga barang-barang. Para pedagang pasar yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) berencana menaikan harga untuk memanfaatkan momen kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri. **cahyo

BERITA TERKAIT

Penasihat KPK Ajak Mahasiswa Ikut Berantas Korupsi

Penasihat KPK Ajak Mahasiswa Ikut Berantas Korupsi NERACA Purwokerto - Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Santoso mengajak mahasiswa Universitas…

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik - Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran NERACA Sukabumi -…

Kementan: Pasokan Jagung Dikuasai ‘Feed Mill’ Besar - PENYEBAB TINGGINYA HARGA JAGUNG DI DALAM NEGERI

Jakarta-Kementerian Pertanian mengungkapkan, pasokan jagung di Indonesia kebanyakan dikuasai oleh perusahaan pabrik pakan besar (feed mill). Penguasaan tersebut menjadi salah…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pertamina EP dan Chemindo Inti Usaha Jalin Kerjasama - Pemanfaatan CO2

        NERACA   Jakarta - PT Pertamina EP dan PT Chemindo Inti Usaha bersepakat menjalin kerja sama…

Pemerintah Siapkan Rekayasa Urai Kepadatan Tol Cikampek

    NERACA   Bekasi - Pemerintah menyiapkan manajemen rekayasa untuk mengurai kepadatan Tol Jakarta-Cikampek. Hal itu seperti dikatakan Direktur…

Bangun 5 Tower, Arandra Residence Sukses Jual 1 Tower

    NERACA   Jakarta – Gama Land sukses menjual tower 1 dari 5 tower Arandra Residence yang direncanakan. Senior…