Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Program Desa Pinter dari Telkomsel

Sabtu, 07/07/2012

.

Desa Pinter, sebuah program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjembatani kesenjangan akses informasi. Selain memajukan kehidupan masyarakat di pedesaan, dengan program ini diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. NERACA Internet (interconnection network) merupakan sebuah sistem global yang saling berhubungan dengan menggunakan TCP/IP untuk melayani seluruh penggunanya yang tersebar di seluruh dunia. Saat ini, sudah barang pasti kalau internet memudahkan penggunanya dalam mencari dan menggali informasi-informasi yang dibutuhkan. Sebagian besar masyarakat memandang penggunaan teknologi telekomunikasi selular hanya sebatas sebagai layanan dasar, namun bagi jutaan orang lainnya, teknologi telekomunikasi dapat mengubah hidup mereka. Kebanyakan penduduk di perkotaan menggunakan internet untuk beragam keperluan utama lebih banyak dibandingkan dengan penduduk yang tinggal di pedesaan. Berdasarkan data dari internetworldstat.com, jumlah pengguna internet di Indonesia sampai akhir 2011 berjumlah 55 juta. Meski jumlah ini masih terbilang kecil (22.4% dari jumlah penduduk), potensi ini akan terus tumbuh dan berkembang karena kemudahan dalam mengakses situs di internet melalui selular. Merujuk pada program Kemenkominfo yang menargetkan seluruh kecamatan di Indonesia pada akhir 2012 telah bisa diakses Internet, maka menjadi sebuah kejadian tragis bila tidak dipersiapkan masyarakat desa untuk mampu memanfaatkannya. Oleh karena itu, untuk optimalisasi penggunaan internet di daerah perdesaan, Telkomsel bersama pemerintah memberikan program edukasi yang berkesinambungan dengan mengusung konsep Insan (Internet Sehat dan Aman) untuk Desa Punya Internet (Desa Pinter). Sebuah program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjembatani kesenjangan akses informasi. Program Desa Pinter tidak hanya memajukan kehidupan masyarakat di pedesaan namun juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. “Lewat sarana inilah diharapkan dapat digunakan untuk mencari segala informasi yang dibutuhkan. Selain itu, dapat pula digunakan oleh masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian,” kata Head of Corporate Communication Division Telkomsel, Ricardo Indra. Konsep Insan untuk Desa Pinter ini, lanjut dia, merupakan salah satu misi Telkomsel untuk selalu memberikan manfaat bagi masyarakat dengan mengembangkan teknologi secara inovatif dan inspiratif. Selain itu Telkomsel juga menyediakan fasilitas berupa 2 (dua) PC dan 1 (satu) printer untuk masing -masing Desa Pinter yang dilengkapi dengan konten informasi perdesaan. Konten informasi yang ditawarkan dalam program Desa Pinter antara lain pendidikan dan hiburan untuk anak-anak. Dalam dunia pendidikan, keinginan untuk mencerdaskan anak bangsa dengan membawa internet ke daerah-daerah di luar perkotaan menjadi sebuah langkah besar. Karena internet merupakan salah satu sumber ilmu, yang apabila dimanfaatkan dengan semestinya dapat berdampak sangat baik. Konten Informasi wirausaha dan teknologi untuk karang taruna. Untuk pemuda karang taruna, pehaman komunikasi teknologi terhadap manfaat internet sebagai media merupakan hal yang termudah di dapat secara cepat dan akurat, oleh karena itu diharapkan pada kelompok Karang Taruna agar dapat memanfaatkan teknologi internet tersebut dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada. Komten informasi pertanian dan peternakan. Harapannya TIK ini dapat digunakan oleh sebanyak mungkin petani dan peternak Indonesia agar produktivitas mereka meningkat, dan dijadikan sebagai alat pengembangan, demikian pula untuk kesejahteraan hidupnya. Jika para petani dan peternak memerlukan informasi khusus yang tidak dapat segera dilayani para petugas penyuluhan, maka mereka bisa mendapatkan informasi tersebut dari internet. “Melalui program ini, masyarakat memperoleh informasi penting berbagai pegetahuan agribisnis, pendidikan, bahkan inovasi terkini seputar teknologi tepat guna,” kata Ricardo Indra. Teknologi Pendukung Untuk mendukung program Desa Pinter, Telkomsel menggunakan jaringan satelit untuk dapat mengakses Internet Paling Indonesia di daerah pelosok yang tidak terjangkau cakupan BTS makro. Dengan kecepatan akses sampai dengan 512 kbps, sehingga penduduk pedesaan dapat dengan mudah mengakses dan berselancar di dunia maya. Teknologi yang diimplementasikan pada Desa Pinter, kata Richardo, adalah bentuk dedikasi dan bukti visi inovasi Telkomsel untuk berperan aktif memberikan kontribusi di bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi Indonesia. Pembangunan Desa Pinter sendiri dilakukan secara bertahap menyesuaikan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah. Tahap pertama ini akan digelar di 880 yang tersebar di tiga Provinsi, yaitu 340 desa di Sumatera Utara, 340 desa di Sumatera Barat, dan 200 desa di Kalimantan Timur. Wilayah tersebut dipilih karena memiliki tingkat penetrasi layanan komunikasi dan informasi yang cukup tinggi. Sebelumnya, Telkomsel sebagai operator selular dengan semangat paling Indonesia, telah menyelesaikan amanat pemerintah untuk menggelar layanan telekomunikasi dengan layanan dasar (basic service) yaitu suara dan teks di lebih dari 25.000 desa atau biasa disebut sebagai program USO Desa Berdering.