free hit counter

BI Tegaskan Siap Tindak KTA Stanchart

"Serangan" Promo Via SMS

Rabu, 09/05/2012

NERACA

Jakarta--Bank Indonesia (BI) menegaskan siap menindaklanjuti “serangan”  penawaran Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang dinilai sudah mengganggu masyarakat. Masalahnya serangan pesan singkat alias SMS ini diduga dilakukan salah satu bank asing, yakni Standard Chartered Bank. “Kalau itu memang berasal dari bank tertentu akan kita sampaikan kepada pengawasan bank," kata Juru Bicara BI, Difi Johansyah di Jakarta,8/5

Lebih jauh kata Difi, BI pernah membuka layanan pengaduan masyarakat yang merasa terganggu oleh bank yang menawarkan KTA. Namun sayangnya untuk saat ini layanan tersebut sudah ditutup. Alasanya laporan pengaduan masyarakat terkait masalah KTA ini jumlahnya semakin berkurang. "Sudah ditutup layanan tersebut. Karena sudah kita lakukan penindakan di awal tahun lalu," terangnya

Namun diakui Difi, memang banyak laporan dari masyarakat terkait penawaran KTA yang meresahkan nasabah pada awal 2011. "Per Februari 2011 kemarin BI menerima 9.000 laporan nasabah, sampai awal Maret 2011 saja sudah terdapat 11.000 keluhan masyarakat," tambahnya

Berdasarkan data BI, kata Difi lagi, dari sekitar 11.000 pengaduan tersebut, hanya 15% atau sekitar 1.650 SMS yang menyebutkan nama bank secara jelas. Sedangkan sisanya tidak menyebutkan asal bank. Bank-bank yang disebutkan dalam SMS tersebut langsung dilaporkan ditindaklanjuti oleh biro pengawasan Bank Indonesia.Next