10 BUMN Didorong Berekspansi

Kamis, 17/03/2011

10 BUMN Didorong Berekspansi

Jakarta

Percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi Indonesia memerlukan sinergisitas antar BUMN. Oleh karena Kementrian BUMN mengajak 10 BUMN melakukan sinergi dan ekspansi “Sinergi BUMN diperlukan untuk mendorong optimisme dalam berekspansi," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta,16/3.

Lebih jauh kata Mustafa meminta BUMN jangan cuma mengandalkan dana tunai dari kas internal. Namun berani menggunakan sumber pembiayaan luar, terutama perbankan. “Saya garis bawahi tidak boleh ada BUMN yang hanya memupuk dana tunai atau kas internal tanpa memanfaatkan sumber pembiayaan eksternal seperti pinjaman bank maupun pendanaan dari pasar modal," tambahnya.

Dikatakan mantan Dirut Perum Bulog, langkah pembiayaan secara eksternal tersebut dapat memanfaatkan sinergitas BUMN baik dengan bank BUMN maupun asuransi milik BUMN.

Sementara itu, usai penandatangan kesepahaman, Direktur Utama Mandiri Zulkifli Zaini mengungkapkan Bank Mandiri terus mendukung upaya sinergi sesama BUMN untuk menciptakan mata rantai industri domestik yang baik. "Sinergi juga termasuk dalam rangka percepatan dan perluasan pembangunan nasional Indonesia," katanya.

Nota Kesepahaman yang dilakukan 10 BUMN tersebut antara lain, Bank Mandiri dengan BUMN Karya, yaitu PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya dalam penyaluran dana bina lingkungan. Lalu nota Kesepahaman PT Energy Management Indonesia dengan Pertamina serta Angkasa Pura II tentang Konversi Energy dan Implementasi Efisiensi Energi. Kemudian nota kesepahaman antara BTN dengan Perum Jamkrindo dan Perum Perumnas. Ditambah dengan kerjasama antara PT Inti dan Telkom tentang Penyediaan Layanan Informasi dan Komunikasi. Juga kesepahaman antara Perum Bulog dan PT Bhanda Ghara Reksa tentang Pemberdayaan asset Milik Perum Bulog dan Memberdayakan Jasa Logistik Bhanda Ghara Reksa. **cahyo