Perbankan Sumbar Kucurkan KUR Rp978 M

NERACA

Padang--Penyaluran kredit usaha rakyat oleh perbankan di Sumatera Barat terus mengalami peningkatan, bahkan hingga triwulan IV-2011 realisasi "outstanding" KUR-nya mencapai Rp968,89 miliar.

Posisi penyaluran kredit pada triwulan tersebut mengalami peningkatan sebesar 143,3 persen daripada periode yang sama tahun sebelumnya seperti dituangkan dalam laporan tim Kajian Ekonomi Regional (KER), Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat di Padang, Minggu.

Begitu pula, peningkatan terjadi terhadap plafon kredit usaha rakyat (KUR) yang tercatat 119,0% dari tahun sebelumnya atau sebesar Rp778,6 miliar menjadi Rp1,71 triliun. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar dalam penyaluran KUR memiliki peran penting dalam peningkatan realisasi "outstanding" maupun plafon KUR itu.

Hal ini ditandai pada triwulan IV-2011 mengalami peningkatan masing-masing sebesar 332,1% (yoy) dan 416,1% (yoy). Angka tersebut merupakan peningktan tertinggi dibandingkan 6 bank umum lainnya yang turut menyalurkan KUR di Sumbar pada periode yang sama.

Jumlah debitur penerima KUR terus meningkat pada triwulan IV-2011 yang tercatat sebesar 65,2% dari semula baru 72.000 debitur pada triwulan IV-2010 menjadi 118.921 debitur pada triwulan IV tahun 2011.

Selain itu, rata-rata outstanding kredit per debitur terus mengalami peningkatan dan sepanjang triwulan III dan IV meningkat dari semula Rp7,98 juta debitur menjadi 8,15 juta debitur. **cahyo

Related posts