Operasikan Hotel Baru, Gapuraprima Targetkan Peningkatan Pendapatan

NERACA

SERPONG - PT Perdana Gapuraprima Tbk tahun ini menargetkan peningkatan pendapatan dari bisnis perhotelan meningkat dari 30% pada 2011 menjadi 70% dari total pendapatan. Perusahaan pengembang ini berencana mengoperasikan delapan hotel dalam dua tahun mendatang.

Menurut Presiden Direktur Perdana Gapuraprima, Rudy Margono, rencana ekspansi perusahaan di segmen hotel untuk memperkuat pendapatan rutin (recurring income). Beberapa proyek hotel saat ini sedang dalam tahap pengerjaan konstruksi antara lain di Bali, Bogor, Serpong dan di Jakarta seperti Pondok Indah, Kuningan, dan Slipi.

“Tahun ini kami luncurkan Best Western Serpong, satu proyek kondominium hotel bintang empat yang nanti akan dikelola operator Best Western International,” ungkapnya di Serpong, pekan lalu.

Proyek kondomium hotel di Serpong merupakan hotel ketiga milik Gapuraprima, sedangkan tahun depan akan diluncurkan hotel di Kuningan dan Pondok Indah (Jakarta), Bali serta Bogor.

Kondominium hotel ini ditargetkan beroperasi pada Juni 2012. Tahap pertama akan dioperasikan 50 kamar, dari seluruhnya sebanyak 300 unit. Operasional kondominium hotel ini lebih cepat, karena bangunan sudah rampung dan unit ready stock.

Rendy Pangau, Direktur Pemasaran Perdana Gapuraprima menambahkan, saat ini penjualan kondominium hotel Best Western Serpong sudah terjual sekitar 40% dari total 300 unit. Pemilik unit telah melakukan serahterima pengelolaan kepada Best Western agar unitnya dikelola layaknya hotel. Gapuraprima menjual kondominium hotel ini dari harga mulai Rp 500 juta hingga Rp 1,5 miliar per unit.

“Kami menawarkan sistem garansi sewa sebesar 20% per tahun untuk dua tahun pertama, serta profit sharing pada tahun ke-3 hingga ke-10,” ungkapnya.

Dia menyebut, banyak keunggulan lain yang bisa diperoleh pemilik unit antara lain sertifikat hak milik (strata-title), bebas biaya servis tahunan, gratis menginap selama 30 hari per tahun, serta profit sharing sebesar 70% selama delapan tahun. Menurut Rendy, profit sharing dan capital gain yang diperoleh lebih besar dibanding bunga deposito.

Best Western Serpong membidik captive market para tamu dari Bandara Soekarno-Hatta yang hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari kondominium hotel tersebut. Selain akses menuju bandara, lokasinya juga mudah diakses melalui jalur tol lingkar luar Jakarta.

Saat ini Gapuraprima tengah merampungkan pembangunan kondominium hotel The Sun Heritage yang berlokasi di Sunset Road Kuta, Bali. Pembangunan kondominium hotel itu sudah hampir selesai. “Hampir selesai. Kami targetkan topping off di semester pertama ini,” kata Rosihan Saad, Sekretaris Perusahaan Gapuraprima.

Pembangunan kondominium hotel ini dilakukan Gapuraprima bekerja sama dengan Grup Sun. Proyek itu berketinggian lima lantai dan memiliki 260 unit. “Sebagian besar pembelinya adalah investor yang berasal dari Jakarta dan Surabaya,” paparnya.

Selain itu, Gapuraprima berencana membangun vila berkonsep resort di Nusa Dua, Bali. Ini merupakan proyek kedua perseroan di pulau tersebut.

Amin Maulana, Direktur Operasional Gapuraprima, mengatakan proyek vila tersebut dinamakan Bellevue Heritage Villa. “Rencananya, akan diluncurkan bulan Mei nanti,” ujarnya.

Perdana Gapuraprima akan membangun 32 unit vila di atas lahan seluas sekitar dua hektare. Nilai investasinya sekitar Rp 110 miliar. Vila ini ditawarkan dengan harga berkisar antara Rp 2 miliar sampai Rp 4,5 miliar per unit. Menurut Amin, proyek ini menyasar para investor, baik domestik maupun asing.

Pendapatan Perdana Gapuraprima pada 2011 meningkat sebesar 25,9% dari Rp 309,3 miliar pada 2010 menjadi Rp 389,5 miliar. Kenaikan pendapatan didorong terutama oleh kenaikan penjualan apartemen dan apartemen service. Sedangkan laba bersih meningkat 4% dari Rp 35,2 miliar menjadi Rp 36,6 miliar.

Related posts