PTKP Buruh Akan Naik Rp2 Juta/bulan

NERACA

Jakarta---Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) siap memperjuangkan menaikkan besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 1,32 juta per bulan menjadi Rp 2 juta perbulan atau sekitar Rp 24 juta per tahun. “Pemerintah berupaya dengan segala cara mengurangi beban masyarakat, terutama kalangan pekerja/buruh. Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,“ kata Menakertrans, Muhaimin Iskandar di Jakarta

Sejak sebulan lalu, Muhaimin menambahkan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Presiden agar penghasilan tidak kena pajak dinaikkan dari Rp 1,32 juta menjadi Rp 2 juta per bulan dengan harapan daya beli masyarakat bisa meningkat, yang juga akan mendorong sektor riil. "Jadi, selain kenaikan PTKP, pemerintah juga mewujudkan pembangunan rumah bagi pekerja / buruh," ujarnya.

Muhaimin menjelaskan pihakya juga menyiapkan program perumahan untuk pekerja / buruh. Berdasarkan keterangan resmi kementerian menyatakan, perkembangan pembangunan rumah umum hingga 2011 menunjukkan bahwa jumlah rumah yang dibangun dengan fasilitas pemerintah sebanyak 1.200.000 unit. “Saat ini terdapat pembangunan rumah bagi pekerja/buruh, diantaranya melalui program PT Jamsostek (Persero) sebanyak 36 blok rumah susun sewa (rusunawa) berkapasitas 7.548 pekerja di Batam (Bumi Lancang Kuning, di Muka Kuning dan di Kawasan Industri Kabil) dan Jawa Barat (Kawasan Industri Jababeka, Cikarang) senilai Rp 220 miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut lagi, Muhaimin menuturkan melalui Tim Program Percepatan Pembangunan Perumahan Pekerja/Buruh dalam rangka Peningkatan Kesejahteraan Pekerja / Buruh (Tim P5KP) dibangun 1.008 unit (lahan disediakan PT Sango Industri Keramic, Jateng dan Industri Karet Deli, Sumut). **mohar

Related posts