Pangan Dunia Naik, Penduduk Miskin Terancam

NERACA

Washington---Harga pangan global kembali meningkat pada kuartal pertama. Hal ini lebih disebabjan makin membaiknya harga minyak dunia. Namun kenaikkan harga pangan ini jelas mengancam jutaan orang miskin, makin berisiko hidupnya. "Setelah empat bulan berturut-turut harga turun, harga pangan kembali naik, yang mengancam keamanan pangan jutaan orang," kata Otaviano Canuto, wakil presiden bank untuk manajemen ekonomi dan pengurangan kemiskinan.

Lebih jauh kata Otaviano, penduduk miskin makin terancam keberadaannya. Karena makin sedikit jumlah penduduk miskin yang dapat menikmati makanan. “Masalah mereka tidak cukup memiliki sesuatu untuk dimakan,” kata Bank Dunia, Rabu.

Padahal beberapa waktu lalu, kenaikan harga pangan dunia, sekitar 8% dari Desember 2011 hingga Maret 2012 diakibatkan kenaikan harga minyak. “Ditambah lagi dengan kondisi iklim yang merugikan, dan permintaan yang kuat Asia terhadap impor pangan," ungkap Bank Dunia dalam laporan Food Price Watch terbarunya.

Indeks Harga Pangan Global atau Global Food Price Bank Dunia. "Hanya satu persen di bawah tahun lalu dan enam persen di bawah tertinggi dalam sejarah pada Februari 2011," tegasnya

Karena itu, kata Otaviano, meminta agar negara-negara berkembang lebih memfokuskan dan memprioritas pembangunan pangan. Masalahnya, pangan sangat terkait dengan pembangunan ekonomi ke depan. "Menjadikan pangan menjadi yang pertama tetap merupakan prioritas bagi komunitas internasional dan dalam tugas kita di negara-negara berkembang,” imbuhnya. **cahyo

Related posts