Vaksin Meningtis Untuk Jamaah Haji dan Umroh Indonesia

NERACA

Kesiapan fisik, mental dan finansial memang dituntut saat kita menunaikan ibadah haji atau umroh. Salah satu kesiapan fisik bagi setiap calon jemaah haji dalam menghadapi cuaca ekstrim dan terhindar dari penularan penyakit adalah melakukan vaksinasi.

Vaksin meningitis adalah vaksin yang wajib dilakukan para calon jemaah haji untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, yakni infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang dan keracunan darah.

Rawannya penyebaran infeksi meningitis meningokokus, bahkan diantisipasi masyarakat dunia internasional dengan memberi ketentuan bila pelaku perjalanan memasuki dan keluar dari negara terjangkit wajib melakukan vaksinasi.

Bagi pemerintah Indonesia, dengan meningkatnya jumlah haji dan umroh setiap tahunnya, kebijakan pemberian vaksinasi bagi jemaah haji dan umroh pun sudah dilakukan dengan mewajibkan setiap warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke negara terjangkit wajib dilakukan vaksinasi sesuai dengan yang dipersyaratan.

Diperkirakan sekitar 10% jemaah ibadah haji dari seluruh dunia berasal dari Indonesia. Pada tahun 2011, jumlah jemaah umroh asal Indonesia bahkan menembus 200,000 orang sedangkan jemaah haji diperkirakan mencapai 221,272 jemaah.

Untuk itu mulai tahun 2012 ini, pemerintah melakukan perluasan pelayanan vaksin meningitis meningokokal, melalui perizinan yang diberikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan bersertifikasi halal dari MUI dalam memberi layanan vaksinasi bagi jemaah haji dan umroh yang dapat akses diseluruh wilayah Indonesia.

Dalam meningkatkan akses pelayanan vaksin meningitis, pemerintah juga memberlakukan dokumen ICV (International Certificate of Vaccination) dan security printing, pengetatkan pengawasan peredaran dokumen ICV, menunjuk beberapa rumah sakit vertikal dan RSUD tertentu sebagai tempat pelaksanaan pemberian vaksinasi meningitis bagi jemaah haji dan umroh yang berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Untuk menjamin kesiapan vaksin meningitis, PT Novartis Vaccines, salah satu perusahaan pembuat vaksin terbesar di dunia pun berkomitmen untuk menyediakan vaksin meningitis meningokokal konjugat kuadrivalen A,C,Y,W135 dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit meningokokus bagi jemaah haji dan umroh Indonesia.

Keunggulan vaksin produksi Novartis Vaccines bahkan diakui Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional, Dr dr Julitasari Sundoro. Ia tegas mengatakan bahwa vaksin meningitis meningokokal konjugat kuadrivalen A,C,Y,W135 merupakan inovasi terdepan yang dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat dengan respon imun yang lebih baik. Bahkan pemerintah Arab Saudi mewajibkan seluruh wisatawan yang mengunjungi wilayah Arab Saudi untuk mendapatkan vaksinasi meningitis meningokokal konjugat ACYW135 sebelum pengajuan pembuatan VISA.

Novartis menjamin ketersediaan vaksinasi meningitis meningokokal konjugat ACYW135 guna memberikan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh jemaah haji dan umroh, karena vaksin meningitis meningokokal konjugat kuadrivalen A, C, Y, W135 merupakan inovasi terdepan yang dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat dengan respon imun yang lebih baik.

Dengan mengusung semangat kampanye, “Mari Lindungi Bangsa, Cegah Meningitis,” Novartis akan melakukan serangkaian kegiatan edukasi untuk media dan para agen perjalanan yang rencananya akan dilakukan di Jakarta, Surabaya dan Makassar serta talkshow dibeberapa radio sepanjang tahun 2012, dalam memberi pemahaman pentingnya perlindungan vaksinasi bagi jemaah haji dan umroh dalam menunaikan ibadah, sehingga harapan sebagai haji yang mabrur dapat terwujud.

Related posts