Kenaikan Gaji PNS 15% Belum Teralisasi

Kenaikan Gaji PNS 15% Belum Teralisasi

Jakarta,

Kementerian Keuangan didesak segera merealisasikan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri. Namun kenyataany hingga Januari 2011 realisasi kenaikkan itu belum dilakukan. "Itu sesuai UU Keuangan dimana setelah disahkannya kenaikan gaji pada APBN periode tahun 2011 maka per 1 Januari 2011 sudah seharusnya dilakukan," kata Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis kepada wartawan di Jakarta,15/3.

Ada dugaan desakan DPR itu terkait dengan keberadaan dirinya. Karena akan dinikmati pula kenaikan gaji 8000 pejabat negara, termasuk DPR. "Ini ternyata belum dilakukan jadi nanti harus di rapel sejak Januari 2011," tambahnya

Dikatakan mantan Ketua Badan Anggaran DPR (Banggar), Kementerian Keuangan telah sepakat untuk meningkatkan belanja pegawai sebesar Rp 18 triliun dalam APBN 2011. "Sudah diketok palu di Oktober 2010 dimana total belanja pegawai pada tahun 2010 senilai Rp 162 triliun meningkat menjadi Rp 180 triliun di 2011," terangnya.

Seharusnya, sambung Harry ketika kenaikan gaji tersebut telah disetujui bahkan hingga 15% maka harus dilaksanakan segera sesuai waktunya. "Kan ada selisih waktu 2 bulan dari Oktober 2010 ke Januari 2011 harusnya pemerintah sudah siap," katanya.

Harry menambahkan dari kenaikan belanja pegawai di 2011 itu sudah termasuk kenaikan gaji Presiden dan Wakil Presiden. Namun hingga saat ini, lanjut Harry, pemerintah belum juga mengajukan kepada DPR. "Amat sangat disayangkan ketika pemerintah membanggakan adanya surplus anggaran di 2010 dan sisa lebih pagu anggaran tetapi sama sekali tidak memperhatikan kesejahteraan PNS dan TNI/Polri yang bekerja sedemikian kerasnya," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Tinjau Ulang Zakat Potong Gaji ASN

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini meminta peninjauan ulang soal kebijakan pemerintah yang akan memotong langsung gaji…

Jangan Zakat Salah Sasaran Potong Gaji

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta pemerintah berhati-hati dalam menyusun peraturan mengenai pemotongan gaji untuk zakat…

Mahasiswa Kritisi Rencana Kenaikan Tarif Listrik

    NERACA   Jakarta - Listrik salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh wilayah…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Berantas Pungli, Pelindo I Luncurkan E-Berthing

  NERACA Riau - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Launching E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura,…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…