PLN Klaim Bisa Hemat Rp 200 Miliar - Operasikan 4 PLTM

NERACA

Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) mengklaim mampu menghemat sekitar Rp200 miliar dengan mengoperasikan 4 unit Pusat Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) yang memanfaatkan air sebagai sumber energi primernya. “Potensi nilai penghematan yang bisa diperoleh PLN berkisar Rp200 milyar per tahun,” kata Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga di Jakarta, Senin (23/04)

Menurut Vicker, dengan pengoperasian empat PLTM tersebut, diperkirakan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 64 ribu liter atau setara dengan 21 juta liter pertahun. “Besaran nilai penghematan ini, tentunya akan memberikan pengaruh yang signifikan dalam pengoperasian sistem kelistrikan yang lebih efisien di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat,” tambahnya

Lebih jauh Vickner menjelaskan di kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat saat ini perseroan tengah mengembangkan empat unit PLTM dengan total kapasitas 8,1 Megawatt (MW) yaitu PLTM Balla dengan kapasitas 2x350 kilowatt (kw) yang telah beroperasi pada tahun 2011 lalu, kemudian disusul PLTM Kalukku dengan kapasitas 2x700 kw yang resmi beroperasi pada pertengahan April ini. “Selain itu juga akan beroperasi PLTM Bone Hau dengan kapasitas 2x2000 kw yang dijadwalkan beroperasi pada akhir April ini dan PLTM Budong-budong yang akan beroperasi pada Agustus 2012 mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut lagi, Vickner mengatakan bahwa hanya dengan memanfaatkan potensi PLTMH yang ada di Mamuju, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di Mamuju dan kota-kota sekitarnya. Sistem kelistrikan di Mamuju, Sulawesi Barat sampai dengan Maret 2012 memiliki beban puncak sekitar 12 MW. “Diperkirakan, hampir 67% kebutuhan listrik di Mamuju dapat dipasok dengan energi air yang jauh lebih murah dibanding menggunakan BBM,” paparnya. **mohar

Related posts