Komisi II DPRD Sukabumi Berharap Pemkot Lakukan Tender Lebih Awal - Tahun Ini Jangan Ada Lagi Proyek Yang Mangkrak

Komisi II DPRD Sukabumi Berharap Pemkot Lakukan Tender Lebih Awal

Tahun Ini Jangan Ada Lagi Proyek Yang Mangkrak

NERACA

Sukabumi - Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah Trisya menginginkan, Pemkot Sukabumi bisa melakukan tender pekerjaan lebih awal. Hal ini tentunya untuk menghindari adanya proyek yang tidak terserap.

"Kami dari komisi II berharap pemerintah bisa lebih awal dalam tender semua pekerjaan yang ada ditahun ini," ujar Ivan kepada Neraca, usai menghadiri kegiatan lokakarya peningkatan serta peran masyarakat dalam perencanaan tata ruang Kota Sukabumi, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi, Rabu (26/2).

Keinginan tersebut lanjut Ivan, tentunya bukan tidak beralasan, mengingat pada tahun sebelumnya ada beberapa pembangunan besar di Kota Sukabumi tidak terserap."Saat kami lakukan sidak, ada beberapa proyek besar yang tidak terserap. Jadi mengaca dari situlah," tandas politis asal Partai Golkar tersebut.

Ivan juga memahami, jika ditahun sebelumnya disebut dengan tahun politik sehingga ada proses tender sedikit terhambat. Namun tegas Ivan, ditahun ini diharapkan tidak ada lagi ditemukan pembangunan yang mangkrak, terutama berkaitan dengan pelayanan masyarakat."Makanya hasil kunjungan selama ini dengan mitra kerja Komisi kami, semua sudah dikoordinasikan untuk percepatan pembangunan, termasuk masalah lelang," akunya.

Disisi lain Ivan mengungkapkan, jika anggaran untuk segala bentuk pembangunan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 sekitar mencapai Rp60 miliar, sedangkan anggaran yang bersumber dari bantuan provinsi mencapai Rp113 miliar."Kalau tidak salah dari APBD itu mencapai Rp60 miliar, dan dari Banprov mencapai Rp113 miliar. Yang jelas berapapun anggarannya jangan sampai ada lagi yang mangkrak. Komisi II akan terus lakukan pengawasan sesuai dengan tugas kita," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Penerapan Social Distancing Skala Besar di Wilayah Jakarta Pusat

Jakarta- Warga RW 04 di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat,  melakukan pembatasan secara mandiri di lingkungannya…

Kinerja RS Darurat Wisma Atlet Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Jakarta- Setelah Sabtu (4/4) sebanyak 20 orang yang tergolong ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang dirawat…

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan  NERACA Jakarta - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Produk Frozen Food Inovasi Baru di Ibukota

Jakarta-Dalam mengahadapi fenomena #dirumahaja karena virus COVID 19 , menghindari berbelanja bahan makanan dari luar menjadi salah satu cara tepat…

73 Jamaah Tabligh Positif Covid-19 Dibawa ke RSD Wisma Atlet

Jakarta-Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) RSD Wisma Atlet, Brigjen Muhammad Saleh Mustafa mengatakan, Sudin Kesehatan Jakbar pada 26…

Diskominfo Sukabumi Catat 126 Pengaduan Masyarakat Masuk ke e-Super dan e-Lapor

Diskominfo Sukabumi Catat 126 Pengaduan Masyarakat Masuk ke e-Super dan e-Lapor   NERACA Sukabumi - Sampai dengan triwulan pertama, jumlah pengaduan…